Kabar Rakyat Terkini, Waingapu_Memutus mata rantai praktek calo, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumba Timur mengedukasi masyarakat melalui sosialisasi di Desa Laitaku, Kecamatan Paberiwai. Kegiatan ini fokus pada prosedur pasang baru yang transparan, keselamatan kelistrikan, serta pengenalan gaya hidup baru berbasis listrik atau Electrifying Lifestyle. Pada Senin (20/04/26)
Roy Sitorus, Team Leader Pelayanan Pelanggan PLN ULP Sumba Timur, menggambarkan mudahnya mengakses listrik, melalui aplikasi PLN Mobile.
hal ini merupakan transformasi digital yang efektif memutus rantai praktik calo yang merugikan.
“Dengan PLN Mobile, warga Desa Laitaku mengajukan pasang baru, tambah daya serta pelaporan gangguan listrik. Ini adalah cara kami memastikan tidak ada ruang bagi pungutan liar, sehingga masyarakat bisa beralih ke gaya hidup yang sepenuhnya didukung listrik dengan rasa tenang,” jelas Roy singkat.
Saat ini, listrik bukan lagi sekadar alat penerangan, melainkan jantung dari aktivitas ekonomi dan rumah tangga modern.
Electrifying Lifestyle, seperti penggunaan alat masak induksi atau peralatan produktif lainnya. Namun, kenyamanan ini harus dibarengi dengan instalasi yang standar dan legal demi keselamatan keluarga,” ujar Manager PLN ULP Sumba Timur, Oscar Lianratu.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, mempertegas tujuan program edukasi ke desa-desa sebagai upaya PLN untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan melalui energi bersih dan andal.
“Melalui transformasi ini, kami ingin menghapus sekat antara PLN dan pelanggan. Dengan prosedur yang mudah dan transparan, kami mengajak masyarakat Sumba Timur untuk tidak ragu mengadopsi Electrifying Lifestyle. Listrik yang hadir tanpa perantara akan menjadi motor penggerak produktivitas dan kesejahteraan keluarga hingga pelosok NTT,” papar F. Eko Sulistyono.
Kepala Desa Laitaku, Andreas Kaborang, SE, gembira, karena edukasi ini menghadirkan kepastian hukum dan kenyamanan bagi warganya dalam menggunakan layanan negara.
“Warga kami kini lebih paham bahwa mengurus listrik itu mudah dan resmi. Penjelasan mengenai penggunaan listrik yang efisien sangat membantu warga dalam mengelola kebutuhan rumah tangga sehari-hari,” tutur Andreas.
Sosialisasi ini menekankan 4 Poin Penting untuk diketahui Masyarakat:
1. Layanan Digital: Manfaatkan PLN Mobile untuk akses pasang baru, pengaduan, hingga pengisian token secara mandiri.
2. Integritas Layanan: Pembayaran resmi hanya melalui kanal perbankan atau PPOB; tidak ada transaksi tunai kepada petugas lapangan.
3. Keselamatan & Kualitas: Pastikan instalasi rumah memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) agar penggunaan peralatan Electrifying Lifestyle (seperti kompor induksi) berjalan aman.
4. Gaya Hidup Modern: Mulailah beralih ke peralatan berbasis listrik yang lebih bersih, praktis, dan ekonomis.
Melalui sinergi ini, PLN berharap masyarakat Desa Laitaku dapat menjadi pionir dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib kelistrikan, serta siap menyongsong kemajuan ekonomi melalui energi listrik yang andal. @RdaksiKRT











