Rohani

Renungan Singkat Menyegarkan: “Mewartakan Kerajaan Allah — Melepas Keterikatan”

88
×

Renungan Singkat Menyegarkan: “Mewartakan Kerajaan Allah — Melepas Keterikatan”

Sebarkan artikel ini
RD Kristo Oki

“Mewartakan Kerajaan Allah — Melepas Keterikatan”

 

Peringatan Wajib St. Bernabas Rasul

Bacaan Injil: Matius 10:7-13

Kamu telah menerima dengan cuma-cuma; karena itu berilah dengan cuma-cuma pula.

Inilah Injil Suci menurut Matius:

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,”Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang-orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta, usirlah setan-setan! Kamu telah menerima dengan cuma-cuma;karena itu berilah dengan cuma-cuma pula! Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.

Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan,janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak, dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.

Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya; jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.

Demikianlah sabda Tuhan.

Saudara Saudari

Yesus mengutus para murid dengan pesan yang jelas: “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat.” Mereka diutus bukan dengan bekal berlimpah, bukan dengan jaminan kenyamanan, tetapi dengan hati yang percaya penuh kepada penyelenggaraan Allah. Inilah tantangan menjadi rasul zaman ini.

Kita dipanggil bukan hanya untuk berbicara tentang Tuhan, tetapi menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah lewat hidup yang sederhana, tulus, murah hati, dan membawa damai. Menjadi rasul zaman ini berarti berani mewartakan kebaikan di tengah dunia yang sering sibuk mengejar kepentingan diri.

Yesus juga mengingatkan para murid agar tidak terikat pada emas, perak, bekal, atau rasa aman palsu. Pewartaan Kerajaan Allah menuntut hati yang bebas. Sebab hati yang terlalu melekat pada harta, gengsi, kuasa, dan kenyamanan akan sulit bergerak untuk melayani. St. Bernabas Rasul menjadi teladan indah.

Ia dikenal sebagai pribadi yang menguatkan, mendampingi, dan membesarkan hati orang lain. Ia tidak mencari nama besar bagi dirinya, tetapi memberi ruang agar karya Allah bertumbuh dalam diri orang lain.

Hari ini kita diajak bertanya: apakah kehadiranku membuat orang lain dikuatkan? Apakah hidupku membawa damai? Apakah aku masih terikat pada hal-hal yang menghambat kasih? Menjadi rasul zaman ini bukan berarti harus pergi jauh.

Cukuplah mulai dari rumah, sekolah, tempat kerja, komunitas, dan media sosial kita: wartakan damai, lepaskan keterikatan, dan nyatakan kasih.

Quotes RESIMEN: “Rasul sejati bukan yang membawa banyak bekal duniawi, tetapi yang membawa damai, harapan, dan kasih Allah.”

Doa Singkat:

Tuhan Yesus, jadikanlah aku rasul-Mu di zaman ini. Bebaskan hatiku dari keterikatan yang menghalangi kasih. Semoga melalui kata, sikap, dan pelayananku, banyak orang merasakan damai dan kebaikan Kerajaan-Mu. Amin.

Slogan RESIMEN: Segar Firman-Nya — Kuatkan Iman — Nyatakan Kasih Selamat memaknai hari.

Doaku: Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *