Rohani

Renungan Singkat Menyegarkan; “Hidup yang Tidak Tawar—Bercahaya Tanpa Menyilaukan”

10
×

Renungan Singkat Menyegarkan; “Hidup yang Tidak Tawar—Bercahaya Tanpa Menyilaukan”

Sebarkan artikel ini
RD Kristo Oki
“Hidup yang Tidak Tawar—Bercahaya Tanpa Menyilaukan”
Oleh; RD Kristo Oki
Bacaan Injil Mat 5:13-16
Kalian ini cahaya dunia.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit Yesus bersabda,
“Kalian ini garam dunia. 
Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah dapat diasinkan? 
Tiada gunanya lagi selain dibuang dan diinjak orang.
Kalian ini cahaya dunia. 
Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
Lagipula orang tidak menyalakan pelita 
lalu meletakkannya di bawah gantang, 
melainkan di atas kaki dian, 
sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
Demikianlah hendaknya cahayamu bersinar di depan orang, 
agar mereka melihat perbuatanmu yang baik, 
dan memuliakan Bapamu di surga.”
Demikianlah sabda Tuhan.
Saudara-saudari terkasih !
Dalam Injil hari ini, Yesus berkata: “Kamu adalah garam dunia… kamu adalah terang dunia.” Sabda ini sederhana, tetapi sangat kuat. Yesus tidak berkata, “kamu harus menjadi garam” atau “kamu harus berusaha menjadi terang.” Ia berkata: kamu adalah garam dan terang. Artinya, sejak kita menjadi murid Kristus, hidup kita sudah dipanggil untuk memberi rasa, menjaga kebaikan, dan menghadirkan cahaya bagi sesama.
Garam bekerja diam-diam. Ia tidak tampil mencolok, tetapi kehadirannya mengubah rasa. Begitulah hidup orang beriman. Kita tidak selalu harus banyak bicara, tetapi sikap jujur, rendah hati, sabar, dan penuh kasih dapat membuat hidup di sekitar kita tidak menjadi tawar.
Terang juga demikian. Terang bukan untuk menyilaukan, melainkan untuk menuntun. Terang yang baik tidak membuat orang merasa kecil, tetapi membantu orang menemukan jalan. Maka, hidup Kristiani bukanlah hidup yang pamer kesalehan, melainkan hidup yang menghadirkan kebaikan dengan tulus.
Hari ini Tuhan mengingatkan kita: jangan menjadi garam yang kehilangan rasa, dan jangan menjadi terang yang disembunyikan. Di rumah, di sekolah, di tempat kerja, di komunitas, dan di tengah masyarakat, kita dipanggil untuk memberi rasa kasih dan menyalakan harapan.
Quotes RESIMEN
“Iman yang sejati tidak membuat hidup menjadi tawar; ia memberi rasa kasih dan cahaya harapan tanpa menyilaukan sesama.”
Doa Singkat
Tuhan Yesus, jadikanlah hidup kami seperti garam yang memberi rasa kebaikan, dan seperti terang yang menuntun tanpa menyilaukan. Semoga melalui kata, sikap, dan perbuatan kami, nama-Mu semakin dimuliakan. Amin.
SEGAR FIRMANNYA – KUATKAN IMAN – NYATAKAN KASIH
Selamat memaknai hari.
Doku: Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *