Kabar Rakyat Terkini, Soe_Mendukung penguatan literasi energi dan pengembangan SDM vokasi di bidang ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Soe, mengedukasi puluhan siswa SMK Negeri 2 Soe melalui program “PLN Mengajar.”

Menghadapi masa depan energi yang semakin modern, aman, dan ramah lingkungan, PLN terpanggil untuk menyiapkan generasi muda beradaptasi dengan kemajuan zaman.
Para siswa diajak memahami proses bisnis PLN dari hulu ke hilir, mengenal layanan digital kelistrikan, serta mempelajari bahaya listrik dan langkah mitigasi yang penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Puluhan Siswa terlihat amat antusias mengiikuti materi yang disampaikan oleh Team Leader (TL) K3L PLN ULP Soe, Nita B. Seubelan, dikemas secara interaktif dan aplikatif .

“Kami ingin para siswa tidak hanya tahu menyalakan lampu, tetapi juga memahami proses besar di balik hadirnya listrik hingga sampai ke rumah masyarakat. Melalui interaksi ini, kami berharap tumbuh kesadaran keselamatan ketenagalistrikan yang dapat mereka tularkan ke keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Dedik Manager Unit PLN Soe..
Nehemina Missa, Ketua Program Keahlian Teknik Energi Terbarukan SMKN 2 Soe menyebutkan bahwa kehadiran praktisi lapangan di ruang kelas, memberikan warna berbeda bagi kurikulum sekolah.
“Ini adalah wujud nyata kolaborasi dunia pendidikan dan industri. Siswa kami mendapatkan ilmu terapan yang sangat berharga sebagai bekal memasuki dunia kerja,” tuturnya.
Keseruan acara memuncak saat sesi kuis interaktif, di mana para siswa saling berebut menjawab tantangan seputar kelistrikan untuk mendapatkan apresiasi menarik dari tim PLN.
Manager PLN ULP Soe,
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono pun menjamin, edukasi energi merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan talenta lokal di sektor ketenagalistrikan.
“PLN hadir tidak hanya untuk menerangi rumah, tetapi juga menerangi masa depan generasi bangsa. Melalui PLN Mengajar, kami ingin menanamkan budaya sadar energi, keselamatan, serta pemahaman tentang energi bersih sejak dini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan literasi energi di kalangan pelajar menjadi langkah strategis untuk mendukung transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Dedik, hadir bersama tim lintas fungsi, seperti team Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) hingga tim Pelayanan Pelanggan dan Teknik.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara PLN dan dunia pendidikan mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Melalui edukasi yang konsisten, PLN berharap semangat inovasi dan kepedulian terhadap energi bersih dapat tumbuh sejak bangku sekolah. @RedaksiKRT











