Rohani

Renungan Singkat Menyegarkan; “Tidak Dibayar, Namun Tidak Akan Kehilangan”

6
×

Renungan Singkat Menyegarkan; “Tidak Dibayar, Namun Tidak Akan Kehilangan”

Sebarkan artikel ini
RD Kristo Oki
“Tidak Dibayar, Namun Tidak Akan Kehilangan”
Peringatan St. Filipus Neri, Imam
Oleh RD Kristo Oki
Bacaan Injil, Markus 10:28-31

28 Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”
29 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibu atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,
30 orang itu akan menerima kembali seratus kali lipat: pada masa ini juga rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
31Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”
[26/5, 11.16] Romo KRisto OKI: 28 Berkatalah Petrus kepada Yesus: “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”
29 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibu atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,
30 orang itu akan menerima kembali seratus kali lipat: pada masa ini juga rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
31Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

Saudara-saudari terkasih,
Dalam Injil hari ini, Petrus berkata kepada Yesus, “Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Engkau.” Di balik kalimat itu, terasa ada kegelisahan. Petrus seakan bertanya, “Tuhan, kami sudah meninggalkan semuanya. Lalu apa yang akan kami dapatkan?”
Kegelisahan Petrus juga sering menjadi kegelisahan kita. Kita sudah berusaha setia, sudah berkorban, sudah melayani, sudah berbuat baik, tetapi kadang hidup tetap berat. Lalu muncul pertanyaan dalam hati: “Tuhan, apakah semua ini ada gunanya?”
Yesus menjawab dengan tegas: siapa yang meninggalkan sesuatu karena Dia dan karena Injil akan menerima seratus kali lipat, sekalipun tetap ada tantangan dan penganiayaan, serta pada akhirnya memperoleh hidup yang kekal.
Namun, mengikuti Yesus bukan soal upah seperti pekerja menunggu bayaran. Bagi Tuhan, yang utama bukan transaksi, melainkan kesetiaan dan ketekunan. Tuhan tidak selalu membayar kita dengan cara yang kita pikirkan, tetapi Tuhan tidak pernah membuat orang yang setia kepada-Nya kehilangan.
St. Filipus Neri mengajarkan kita untuk melayani Tuhan dengan hati gembira. Maka, jangan takut setia. Jangan lelah berbuat baik. Jangan berhenti berharap. Dalam Tuhan, setiap pengorbanan tidak pernah sia-sia.
Quotes RESIMEN:
“Bersama Tuhan, kita mungkin tidak selalu dibayar menurut ukuran dunia, tetapi kita tidak akan pernah kehilangan menurut ukuran surga.”
Doa Singkat:
Tuhan Yesus, kuatkanlah hatiku agar tetap setia dan tekun mengikuti-Mu. Saat aku gelisah karena pengorbananku, ingatkan aku bahwa Engkau tidak pernah membiarkan aku kehilangan. Jadikan hidupku berkat bagi sesama. Amin.
Slogan RESIMEN:
Segar Firman-Nya – Kuatkan Iman – Nyatakan Kasih
Selamat memaknai hari.
Doaku. Tuhan berkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *