Rohani

Renungan Singkat Menyegarkan; “Injil Tidak Terbelenggu — Kerajaan Allah Dekat dalam Hati”

10
×

Renungan Singkat Menyegarkan; “Injil Tidak Terbelenggu — Kerajaan Allah Dekat dalam Hati”

Sebarkan artikel ini
RD Kristo Oki

“Injil Tidak Terbelenggu — Kerajaan Allah Dekat dalam Hati”

Oleh: RD Kristo Oki

Bacaan Injil, Mrk 12:28b-34
Inilah perintah pertama, kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati.
Dan yang kedua sama dengan yang pertama.

Inilah Injil Suci menurut Markus:
Pada suatu hari datanglah seorang ahli Taurat kepada Yesus, 
dan bertanya, “Perintah manakah yang paling utama?”

Yesus menjawab, “Perintah yang utama ialah:
‘Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita itu Tuhan yang esa!
Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati,
dengan segenap jiwa, dengan segenap akal budi,
dan dengan segenap kekuatanmu.

Dan perintah yang kedua, ialah: Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.’  Tidak ada perintah lain yang lebih utama daripada kedua perintah ini.”

Berkatalah ahli Taurat itu kepada Yesus, “Guru, tepat sekali apa yang Kaukatakan, bahwa Dia itu esa, dan tak ada Allah lain kecuali Dia.
Memang mengasihi Dia dengan segenap hati,
dengan segenap pengertian, dan dengan segenap kekuatan 
serta mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri, 
jauh lebih utama dari pada semua kurban bakar dan persembahan.”

Yesus melihat betapa bijaksananya jawaban orang itu.
Maka Ia berkata kepadanya, “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah.” 
Dan tak seorang pun masih berani menanyakan sesuatu kepada Yesus.

Demikianlah sabda Tuhan.

Saudara-saudari terkasih.

Dalam Injil hari ini, seorang ahli Taurat bertanya kepada Yesus: “Perintah manakah yang paling utama?” Yesus tidak menjawab dengan aturan yang rumit, tetapi dengan inti seluruh hidup beriman: mengasihi Allah dengan segenap hati, jiwa, akal budi, dan kekuatan; serta mengasihi sesama seperti diri sendiri.

aDi sinilah kita menemukan bahwa Injil tidak pernah terbelenggu oleh huruf-huruf hukum yang kaku. Injil selalu bergerak menuju hati. Sebab hati yang mengasihi Allah tidak akan mudah membenci sesama. Hati yang dekat dengan Allah tidak akan jauh dari penderitaan orang lain.

Yesus berkata kepada ahli Taurat itu: “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah.” Artinya, Kerajaan Allah bukan pertama-tama soal tempat yang jauh, tetapi kenyataan yang mulai tumbuh dalam hati yang mencintai. Ketika kita mengampuni, menolong, peduli, jujur, dan setia, di situlah Kerajaan Allah menjadi dekat.

Maka hari ini, mari kita bertanya kepada diri sendiri: apakah iman kita hanya berhenti pada kata-kata, doa, dan aturan? Ataukah iman kita sudah menjadi kasih yang nyata bagi sesama?

Sebab ukuran kedekatan kita dengan Allah bukan banyaknya kata saleh yang kita ucapkan, tetapi banyaknya kasih yang kita nyatakan.

Quotes RESIMEN

“Kerajaan Allah menjadi dekat ketika hati tidak hanya tahu mencintai Tuhan, tetapi juga berani mengasihi sesama.”

Doa Singkat

Tuhan Yesus, ajarilah aku mengasihi Engkau dengan segenap hati, jiwa, akal budi, dan kekuatanku. Mampukan aku mengasihi sesamaku dengan tulus, bukan hanya dalam kata, tetapi dalam sikap dan perbuatan nyata. Jadikan hatiku tempat Kerajaan-Mu bertumbuh. Amin.

Slogan RESIMEN:
Segar Firman-Nya — Kuatkan Iman — Nyatakan Kasih

Selamat memaknai hari.
Doaku: Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *