Kabar Rakyat Terkini, Kupang_ Puluhan personel PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang melakukan pekerjaan darurat (emergency), menangani temuan hotspot pada Klem Current Transformer (CT) arah Earth Switch (ES) Fasa R Bay PLTU Timor #2 di Gardu Induk (GI) 150kV Panaf. Pekerjaan korektif yang krusial ini dilaksanakan pada Sabtu dini hari, (16/05), selama 3 jam.
Kala mayoritas warga Pulau Timor sedang terlelap, mereka bertindak cepat, saat kenaikan temperatur abnormal (hotspot) terdeteksi pada titik sambungan peralatan.
Hotsp[pot ini Jika dibiarkan akan berpotensi memicu gangguan yang lebih besar dan dapat mengganggu stabilitas penyaluran tenaga listrik di sistem Timor.

Sambil melakukan pemadaman lokal hanya pada jalur (bay line) peralatan yang terdampak, sejak jam 01;00 hingga 04:00 wita, para teknisi bekerja optimal dan presisi sesuai dengan standar operasional ketenagalistrikan, gangguan teratasi.
Manager PT PLN (Persero) UPT Kupang, Muhammad Husen, didampingi oleh Manager ULTG Kupang serta seluruh jajaran Assistant Manager (Asman), memberikan dukungan moril sekaligus pengawasan ketat secara langsun terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Keandalan sistem kelistrikan adalah harga mati bagi kami. Teman-teman di lapangan selalu siap siaga 24 jam dan bergerak cepat tanpa menunda, bahkan di jam tidur sekalipun. Ini semua demi memastikan pasokan listrik ke rumah pelanggan tetap andal dan aman,” ungkap Muhammad Husen di sela-sela pemantauan.
Secara teknis, Tim Pemeliharaan (HAR) ULTG Kupang melakukan serangkaian tindakan terukur. Dimulai dari pengujian nilai tahanan kontak awal, penggantian mur dan baut yang aus akibat panas, pembersihan klem dari oksidasi, hingga pengencangan ulang sesuai standar teknis.

Di tahap akhir, tim kembali menguji nilai tahanan kontak untuk memastikan peralatan benar-benar kembali ke performa terbaiknya dan layak beroperasi kembali.
Gerak cepat ini pun mencuri apresiasi General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono.
Eko menegaskan bahwa budaya responsive dan prediktif seperti ini merupakan pilar utama PLN dalam melayani masyarakat.
“Kami mengapresiasi dedikasi luar biasa dari tim UPT Kupang yang bergerak tak kenal waktu. Ini adalah bukti nyata komitmen PLN UIW NTT dalam menerapkan condition-based maintenance secara disiplin. Begitu ada indikasi anomali sekecil apa pun, langsung dieksekusi sebelum menjadi gangguan nyata bagi masyarakat. Keandalan sistem transmisi dan gardu induk di NTT akan terus kami jaga secara maksimal,” tutur Eko.
Tepat pukul 04.00 wita, pekerjaan berhasil dirampungkan dengan sukses. Kondisi Bay PLTU Timor #2 GI 150kV Panaf kini telah kembali normal 100% dan siap menyalurkan energi listrik dengan andal guna mendukung aktivitas masyarakat di daratan Timor. @RedaksiKRT











