HukumNasional

LIRA Maluku Siap Kepung Kejati, Desak Tahan Aktor Utama Korupsi PT Dok Waiame

35
×

LIRA Maluku Siap Kepung Kejati, Desak Tahan Aktor Utama Korupsi PT Dok Waiame

Sebarkan artikel ini

Kabar Rakyat Terkini, Ambon_Eskalasi ketegangan terkait dugaan korupsi di PT Dok dan Perkapalan Waiame (Persero) mencapai puncaknya. Setelah melontarkan kritik pedas, Ketua Wilayah LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Maluku, Salim Rumakefing, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mengonsolidasikan massa untuk menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran dalam waktu dekat.

​Aksi ini dipicu oleh lambannya proses audit dan penetapan tersangka, meskipun bukti-bukti penyimpangan anggaran di perusahaan pelat merah tersebut dinilai sudah sangat benderang.

​Kejati Maluku Jadi Sasaran Utama

​Salim menegaskan bahwa titik konsentrasi aksi akan dipusatkan di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

LIRA menuntut keberanian korps Adhyaksa untuk segera menyeret para  petinggi, yang diduga kuat menjadi dalang di balik kerugian negara di PT Dok Waiame.

​”Kami tidak akan membiarkan kasus ini menguap begitu saja. Jika audit investigatif tidak segera berjalan dan tiga nama calon tersangka itu masih dibiarkan menghirup udara bebas, maka rakyat yang akan bertindak sebagai hakim jalanan!” tegas Salim saat ditemui di Ambon.

Pesan Berantai “Maluku Melawan” Mulai Masif

​Pantauan di lapangan, seruan aksi bertajuk “Bongkar Sarang Koruptor Waiame” sudah mulai masif beredar di berbagai platform media sosial dan grup percakapan instan.

Flayer aksi dengan narasi tajam dan simbol perlawanan telah menjadi pemantik semangat para aktivis dan elemen masyarakat yang geram dengan praktik “tikus kantor” di BUMN tersebut.

​Salim menambahkan, aksi ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tekanan publik agar hukum tidak tumpul ke atas.

Ia mencium adanya upaya dari pihak-pihak tertentu untuk memetieskan kasus ini.

​Berdasarkan rilis resmi yang diterima, terdapat empat poin krusial yang akan dibawa ke meja hijau:

– ​Eksekusi Audit Investigatif: Menuntut BPK dan Kejati melakukan audit fisik lapangan secara transparan.

​- Copot Pejabat Bermasalah: Mendesak kementerian terkait untuk mencopot seluruh jajaran manajemen yang terindikasi terlibat.

​- Tangkap 3 Aktor Utama: Meminta Kejati segera mengumumkan dan menahan tiga nama yang bukti keterlibatannya sudah menguat.

​- Audit Total Aliran Dana: Mengusut tuntas ke mana saja aliran dana proyek yang diduga dimanipulasi.

​​Aksi yang direncanakan LIRA Maluku ini menjadi lampu kuning bagi aparat penegak hukum.

Publik menanti, apakah Kejati Maluku akan menunjukkan taringnya dengan menangkap para elit yang terlibat, atau justru akan terjadi gelombang protes yang lebih besar jika kasus ini tetap stagnan.

​”Hari ini kami bicara, besok kami bergerak. PT Dok Waiame bukan milik pribadi atau kelompok, itu aset negara yang harus dibersihkan dari mental koruptor!” tutup Salim dengan nada mengancam.

​Akankah aksi ini menjadi titik balik terbongkarnya skandal besar di PT Dok Waiame? Seluruh mata rakyat Maluku kini tertuju pada Kejati.@RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *