Kabar Rakyat Terkini, Soe_ Memastikan akses listrik menjangkau hingga ke dusun-dusun paling terpencil, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang memperkokoh kolaborasi dengan Pemkab Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Tekad ini menggema dalam pertemuan PLN dengan Bupati Eduard Markus Lioe, bersama para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten TTS.
Saat pertemuan, Manager PLN UP3 Kupang, Nikolas Denis Adrian, menuturkan bahwa untuk mewujudkan target besar tersebut, PLN membutuhkan dukungan data dari perangkat daerah, agar program elektrifikasi tepat sasaran.

“PLN berkomitmen melistriki seluruh masyarakat TTS hingga tingkat dusun. Kami membutuhkan sinergi dalam penyediaan data yang akurat agar pembangunan infrastruktur kelistrikan berjalan efektif. Listrik akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa,” harap Denis.
Pucuk dicinta, ulam pun tiba.
Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, langsung menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari Camat hingga perangkat dusun, untuk proaktif melakukan pendataan warga yang belum menikmati aliran listrik.
“Saya minta seluruh perangkat pemerintah di tingkat bawah segera menyampaikan data terbaru. Kolaborasi ini adalah bentuk kehadiran negara untuk rakyat. Data yang valid akan mempermudah PLN dalam mempercepat pemerataan listrik di bumi TTS,” instruksi Eduard.
Pemerataan akses listrik di wilayah TTS merupakan prioritas utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami memahami bahwa setiap jengkal kabel yang terpasang di dusun terpencil adalah harapan baru bagi warga. Listrik bukan sekadar penerangan, tapi mesin penggerak pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan. PLN UIW NTT terus berupaya mempercepat rasio elektrifikasi agar tidak ada lagi saudara kita di pelosok NTT yang tertinggal dalam kegelapan,” tegas General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono,
Selain fokus pada rumah tangga di pelosok, pertemuan ini juga memetakan potensi pengembangan pelanggan dari sektor strategis, termasuk fasilitas keamanan TNI/Polri serta instansi pendidikan.
Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus memacu roda pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Timor Tengah Selatan. @RedaksiKRT









