Rohani

Renungan Singkat Menyegarkan: “Doa Yesus Mengikat Kesatuan Murid dan Membentenginya dari Dunia”

15
×

Renungan Singkat Menyegarkan: “Doa Yesus Mengikat Kesatuan Murid dan Membentenginya dari Dunia”

Sebarkan artikel ini
RD Kristo Oki

“Doa Yesus Mengikat Kesatuan Murid dan Membentenginya dari Dunia”

Oleh; RD Kristo Oki

Bacaan Injil: Yohanes 17:20-26

 “Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka ; supaya mereka semua menjadi satu,sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita adalah satu : Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sbelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak menegnal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memebritahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”

Renungan

Saudari-saudara!

Dalam Yohanes 17:20-26, kita mendengar doa Yesus yang sangat dalam dan mengharukan. Yesus berdoa bukan hanya untuk murid-murid yang saat itu bersama-Nya, tetapi juga untuk semua orang yang akan percaya kepada-Nya melalui pemberitaan mereka. Artinya, doa Yesus menembus waktu. Kita yang percaya hari ini pun ada di dalam doa itu.

Isi doa Yesus sangat jelas: supaya semua orang percaya menjadi satu. Kesatuan ini bukan sekadar hidup rukun secara lahiriah, tetapi kesatuan yang berakar dalam relasi Bapa dan Anak.

Sebagaimana Bapa di dalam Yesus dan Yesus di dalam Bapa, demikianlah murid-murid dipanggil untuk hidup melekat kepada Allah dan terikat satu sama lain dalam kasih.

Kesatuan murid Kristus sangat penting bagi pemberitaan Injil. Dunia sering kali mengenal perpecahan, persaingan, iri hati, dan kepentingan diri. Namun ketika para murid hidup dalam kasih, saling mengampuni, saling mendukung, dan berjalan dalam satu tujuan, dunia dapat melihat bahwa Injil benar-benar mengubah hidup manusia. Kesatuan menjadi kesaksian yang kuat bahwa Yesus diutus oleh Bapa.

Doa Yesus juga menjadi benteng bagi murid-murid di tengah dunia. Dunia dapat menggoda kita untuk hidup sendiri-sendiri, mempertahankan ego, dan melupakan misi Allah. Tetapi doa Yesus memelihara kita agar tidak tercerai-berai. Kita dijaga untuk tetap setia kepada Injil, tetap mengasihi sesama, dan tetap menjadi saksi Kristus di mana pun kita ditempatkan.

Maka, hari ini kita diajak untuk memeriksa diri. Apakah hidup kita membangun kesatuan atau justru menambah perpecahan? Apakah perkataan kita menguatkan saudara seiman atau melemahkan mereka? Apakah kita sedang memelihara Injil melalui kasih, atau menghalangi Injil melalui sikap yang keras dan egois?

Pesan Iman:

Kesatuan murid Kristus adalah buah dari doa Yesus dan menjadi kesaksian yang hidup bagi dunia. Gereja yang bersatu dalam kasih adalah gereja yang memelihara Injil.

Doa:

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau berdoa bagi kami. Ajarlah kami hidup dalam kesatuan yang lahir dari kasih-Mu. Jauhkan kami dari kesombongan, iri hati, dan sikap yang memecah belah. Jadikan hidup kami cermin kasih Bapa dan Anak, agar melalui kesatuan kami, dunia mengenal bahwa Engkaulah Juruselamat yang diutus Bapa. Peliharalah Injil-Mu dalam hidup kami dan pakailah kami menjadi saksi-Mu. Amin.

Salam RESIMEN !

Segar Firman-Nya, Kuat Iman-Nya, Nyata Kasih-Nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *