Kabar Rakyat Terkini, Kota Kupang_Perkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi transformasi digital ketenagalistrikan, PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban Nusa Tenggara Timur (UP2B NTT) menggelar kegiatan Knowledge Sharing bertajuk pengembangan sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), khususnya pengenalan Energy Management System (EMS), yang digelar pada 20–21 April 2026 di Kantor UP2B NTT.
Bekerja sama dengan GE Vernova, penyedia teknologi energi global, personel PLN dibekali pemahaman mendalam mengenai optimalisasi sistem pengelolaan energi, untuk memastikan stabilitas dan keandalan pasokan listrik di wilayah NTT yang kini semakin dinamis.
“Kami berharap seluruh personel dapat menyerap pengetahuan ini secara optimal untuk mendukung keandalan operasi sistem. Ini adalah upaya berkelanjutan kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kelistrikan di Nusa Tenggara Timur,” ujar Manager UP2B NTT, Andi Martha Siswahyudi
Product Manager GE Vernova, Tauchid, mengapresiasi antusiasme dan kepercayaan PLN UP2B NTT dalam kolaborasi teknologi ini.

“Kami berupaya memastikan materi yang disampaikan menjawab kebutuhan riil operasional di lapangan. Semoga kegiatan ini dapat mendukung efektivitas proses bisnis PLN, terutama dalam memperkuat sistem SCADA yang berdampak langsung pada keandalan listrik bagi masyarakat NTT ke depannya,” ucap Tauchid.
Sementara General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono menegaskan, modernisasi sistem SCADA dan implementasi EMS bukan sekadar pembaruan teknologi, melainkan fondasi utama dalam mendukung transisi energi di NTT.
“Seiring dengan meningkatnya penetrasi energi terbarukan seperti PLTS dan PLTP di sistem kelistrikan NTT, tantangan dalam pengaturan beban menjadi lebih kompleks. Melalui sistem EMS yang mumpuni, kita dapat mengintegrasikan energi bersih secara lebih presisi dan efisien. Ini adalah langkah konkret PLN dalam mengawal transisi energi menuju target Net Zero Emissions,” ungkap Eko..@RedaksiKRT











