HukumKabar Berita

Sosialisasi Kampung Bekapan, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Wujudkan Lingkungan Bebas Kekerasan

9
×

Sosialisasi Kampung Bekapan, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Wujudkan Lingkungan Bebas Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Kabar Rakyat Terkini, Kota Kupang_Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Nusa Tenggara Timur giat mensosialisasikan pembentukan Kampung Bekapan (Bebas Kekerasan Perempuan dan Anak), di kawasan Kota Kupang, demi mewujudkan impian zero kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Kampung Bekapan adalah bentuk nyata komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ini juga merupakan arahan langsung Bapak Kapolda NTT agar seluruh jajaran aktif membangun sistem perlindungan berbasis masyarakat,” ujar Kombes Pol Dr. Nova Irone Surentu, S.H., M.H, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT.
Dr. Noa pun mensosialisasikan Rumah Bahagia, suatu program inisiatif Kapolda NTT sebagai sarana pendampingan dan pemulihan psikologis bagi korban kekerasan.
“Rumah Bahagia dihadirkan sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi korban untuk mendapatkan pendampingan, baik secara psikologis maupun sosial,” tambahnya.
Rumah bahagia ini berada di dalam kawasan mako Polda NTT
dan dapat diakses oleh publik.
Sementara itu, Camat Kota Raja, Victor Reyneer Therik, S.STTP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Polda NTT, khususnya Ditres PPA dan PPO, yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat melalui sosialisasi ini. Kami siap mendukung penuh terwujudnya Kelurahan Naikoten 1 sebagai wilayah bebas kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkapnya.

Sosialisasi ini dihadiri berbagai unsur, di antaranya Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi NTT, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTT, UPTD PPA Provinsi dan Kota Kupang, Camat Kota Raja, Kapolsek Kota Raja, Direktur LBH Apik, Lurah Naikoten 1, perangkat kelurahan, dan Tokoh Agama serta masyarakat setempat.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber dan masyarakat.@RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *