GagasanHumanioraKabar Berita

Saat Donasi Pegawai PLN  UP2B NTT Menjadi Secercah Harapan Untuk Warga Liliba

9
×

Saat Donasi Pegawai PLN  UP2B NTT Menjadi Secercah Harapan Untuk Warga Liliba

Sebarkan artikel ini
Kabar Rakyat Terkini, Kota Kupang_Suasana Hari Raya Idulfitri 1447 H menjadi momen penuh berkah bagi warga Kota Kupang. Melalui program Light Up The Dream (LUTD), PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) NTT hadir membawa secercah harapan dengan memberikan bantuan penyambungan listrik gratis kepada masyarakat prasejahtera.
Program ini tergolong istimewa karena pendanaannya bukan berasal dari anggaran resmi perusahaan, melainkan murni hasil donasi sukarela para pegawai PLN UP2B NTT yang menyisihkan sebagian penghasilan mereka untuk aksi kemanusiaan.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh tiga warga, yakni Maxi Omar Talan Kolo dan David Leo dari Kelurahan Liliba, serta Seprianus Totibun dari Kelurahan Naioni. Bagi mereka, bantuan ini adalah jawaban atas doa dan penantian panjang selama bertahun-tahun.
Maxi Omar menceritakan betapa sulitnya hidup selama tujuh tahun tanpa akses energi mandiri. Selama ini, ia terpaksa menyambung kabel dari rumah tetangga dengan biaya yang tidak menentu dan pemakaian yang sangat terbatas.
“Terima kasih banyak untuk Bapak dan Ibu dari PLN. Selama tujuh tahun saya menumpang listrik tetangga, sekarang kerinduan kami untuk punya listrik sendiri akhirnya tercapai. Kami bisa beribadah dan beraktivitas di rumah dengan lebih nyaman,” ungkap Maxi penuh haru.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mulia para pegawai. Ia menegaskan bahwa Light Up The Dream adalah refleksi dari nilai-nilai kemanusiaan yang telah menjadi budaya kerja di lingkungan PLN.
“Listrik bukan sekadar penerangan, tapi jembatan menuju kesejahteraan. Apa yang dilakukan rekan-rekan di UP2B NTT adalah bukti nyata bahwa insan PLN bekerja dengan hati. Kami ingin memastikan kebahagiaan Idulfitri dirasakan merata melalui akses listrik yang mandiri dan aman,” ujar Eko.
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP2B NTT, Andi Martha Siswahyudi, berharap bantuan ini menjadi stimulan bagi peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.
“Kami ingin menghadirkan harapan baru. Dengan listrik mandiri, anak-anak bisa belajar lebih baik dan ekonomi keluarga memiliki peluang untuk tumbuh lebih kuat,” tambah Andi.
Melalui gerakan berkelanjutan ini, PLN membuktikan perannya bukan sekadar penyedia energi (provider), melainkan juga motor penggerak pembangunan ekonomi yang inklusif. Program ini menjadi langkah nyata dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam kegelapan, sejalan dengan visi besar membangun Nusa Tenggara Timur yang lebih terang dan sejahtera.@RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *