AdvetorialDesa

Satu Dekade Kelola Agen BRILink, Warga Lembata Raih Kemajuan Usaha

22
×

Satu Dekade Kelola Agen BRILink, Warga Lembata Raih Kemajuan Usaha

Sebarkan artikel ini

Kabar Rakyat Terkini, Lembata_Sepuluh tahun sudah Ama Sayang jadi agen BRILink. Sejak memulainya tahun 2016, Ama Sayang mengaku sangat terbantu dari sisi keuangan dari aktivitas pelayanan transaksi lewat BRILink. Dirinya merupakan satu dari 1.036 agen BRILink di negeri pembutu paus. Selama periode ini, pemilik nama lengkap Petrus Adriyanto Ama Sayang ini, mengaku sudah melayani sekitar menyentuh 800 transaksi.

“Sampai sekarang, transaksi sudah sekitar 700-800. Mulanya saya jadi nasabah BRI tahun 2016. Lalu dari informasi seorang satpam BRI, saya tertarik untuk kelolah Agen BRILink hingga sekarang,” terang Adriyanto Ama Sayang pada Jumad (17/04).

Ardiyanto mengaku senang dengan usaha yang dijalankannya karena didukung banyak kemudahan dari BRI serta keuntungan yang langsung diterima.

“Kalau jadi agen, nanti dapat mesin EDC, spanduk, banner dan keuntungan langsung dari tiap transaksi. Otomatis masuk rekening saya,” papar Adriyanto sumringah.

Selain transaksi seperti transfer, ia juga layani jasa calon nasabah dalam pembukaan buku rekening atau referral pinjaman agen BRILink. Semuanya punya hitungan keuntungan jasa yang masuk ke rekering agen BRILink.

Meski saat ini skala pelayanan masih kecil, Adriyanto terus mensyukuri segala bentuk kemudahan yang didapat dalam pelayanan dan bermitra bersama Bank BRI.

Untuk agen BRILink yang sudah melayani pengguna jasa dalam skala besar akan mendapatkan reward, umroh, logam mulia (emas), san pulsa listrik.

Ada pula dana talang dari BRI,  bekerjasama dengan Bank Raya, yang bermanfaat untuk menambah modal apabila tiba-tiba kehabisan dana dalam melakukan pelayanan jasa pengguna agen BRILink. Dana tersebut  diajukan lewat aplikasi BRILink mobile dan langsung dicairkan dilihat dari jumlah transaksi.

Meski cukup lama mengurus agen BRILink, Ama Sayang tak lepas dari persoalan penipuan online. Dirinya menghimbau masyarakat Lewoleba untuk hindari penipuan online termasuk yang sering mengatasnamakan BRI.

“Saya sering kali mendapatkan penipuan online melalui  telepon dan WhatsApp. Modusnya, meminta melayani transfer terlebih dahulu sebelum diberikan uang tunai. Modus ini sering menggunakan nama kerabat karib, keluarga dan orang tua kandung, sebaiknya nomor yang digunakan  penipu segera di blokir, ” ungkap Adriyanto.

Di Kabupaten Lembata, selain Agen BRIlink Ama Sayang, sudah terdapat 1.036 agen BRILink, yang tersebar di 9 kecamatan,  kelurahan. Sebaran lainnya terdapat di lebih dari 120 desa dari total 144 desa di Kabupaten Lembata. Dari sebaran ini, pencapaiann rata-rata transaksi tiap bulan mencapai Rp 78 milyar. (EA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *