Rohani

Renungan Singkat Menyegarkan: “Dipanggil, Diberi Kuasa & Pergi Mewartakan”

10
×

Renungan Singkat Menyegarkan: “Dipanggil, Diberi Kuasa & Pergi Mewartakan”

Sebarkan artikel ini
“Dipanggil, Diberi Kuasa & Pergi Mewartakan”
Oleh: RD Kristo Oki
Bacaan Injil: Matius 10:1-7
Pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Pada suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, 
dan memberi mereka kuasa untuk mengusir roh-roh jahat 
dan melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
Inilah nama kedua belas rasul itu: 
Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya; 
Yakobus, anak Zebedeus dan Yohanes, saudaranya;
Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius, pemungut cukai, 
Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Yesus.
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus, 
dan Ia berpesan kepada mereka, 
“Janganlah kalian menyimpang ke jalan bangsa lain, 
atau masuk ke dalam kota Samaria,
melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang 
dari umat Israel.
Pergilah dan wartakanlah, ‘Kerajaan Sorga sudah dekat’.”
Demikianlah sabda Tuhan.
Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan,
Injil hari ini mengisahkan Yesus memanggil kedua belas murid-Nya. Mereka disebutkan satu per satu namanya: Simon Petrus, Andreas, Yakobus, Yohanes, Filipus, Bartolomeus, Tomas, Matius, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot.
Penyebutan nama-nama ini bukan sekadar daftar biasa. Ada pesan simbolis yang indah di dalamnya. Angka dua belas mengingatkan kita pada dua belas suku Israel. Dengan memilih dua belas rasul, Yesus sedang membentuk umat Allah yang baru. Mereka menjadi dasar perutusan Gereja. Dari mereka, kabar keselamatan akan terus diteruskan sampai ke seluruh dunia.
Menariknya, kedua belas murid itu berasal dari latar belakang yang berbeda. Ada nelayan, pemungut cukai, orang yang bersemangat keras seperti Simon orang Zelot, ada juga Tomas yang kelak dikenal pernah ragu, bahkan Yudas yang kemudian mengkhianati Yesus. Ini menunjukkan bahwa Tuhan memanggil manusia bukan karena sudah sempurna, tetapi karena Ia mau membentuk dan mengutus mereka.
Di sini kita belajar tiga hal penting.
Pertama, Yesus memanggil. Panggilan Tuhan selalu pribadi. Nama para murid disebut satu per satu karena di mata Tuhan setiap orang berharga. Kita pun dipanggil dengan nama kita masing-masing, dalam keadaan kita yang nyata, dengan kelebihan dan keterbatasan kita.
Kedua, Yesus memberi kuasa. Para murid tidak pergi dengan kekuatan sendiri. Mereka diberi kuasa untuk mengusir roh jahat, menyembuhkan penyakit, dan memulihkan yang lemah. Artinya, setiap pelayanan sejati selalu bersumber dari Tuhan. Bila Tuhan memanggil, Ia juga yang memampukan.
Ketiga, Yesus mengutus untuk mewartakan. Pesan mereka sederhana tetapi kuat: “Kerajaan Surga sudah dekat.” Pewartaan ini bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan hidup yang menghadirkan kasih, damai, kejujuran, pengampunan, dan kepedulian.
Saudara-saudari terkasih,
Hari ini kita pun termasuk dalam barisan murid-murid yang diutus. Di keluarga, sekolah, komunitas, tempat kerja, dan masyarakat, kita dipanggil menjadi tanda hadirnya Kerajaan Allah. Jangan takut dengan kelemahan kita. Tuhan tidak hanya memanggil orang yang mampu, tetapi Ia memampukan orang yang dipanggil.
Quotes RESIMEN:
“Nama para murid disebut satu per satu, sebab bagi Tuhan setiap pribadi berharga, dipanggil, dikuatkan, dan diutus menjadi saksi kasih-Nya.”
Doa Singkat:
Tuhan Yesus, Engkau memanggil kedua belas rasul dengan nama mereka masing-masing. Panggillah juga hati kami untuk setia mengikuti-Mu. Kuatkan kami dalam kelemahan, satukan kami dalam kasih, dan utuslah kami menjadi pewarta damai, harapan, dan Kerajaan-Mu. Amin.
Slogan RESIMEN:
Segar Firman-Nya – Kuatkan Iman – Nyatakan Kasih.
Selamat memaknai hari.
Doaku: Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *