InternasionalNasional

Perahu Mati Mesin, 16 Warga Uzbekistan Terdampar di Pantar Kabupaten ALor

7
×

Perahu Mati Mesin, 16 Warga Uzbekistan Terdampar di Pantar Kabupaten ALor

Sebarkan artikel ini
Kabar Rakyat Terkini, Pantar_Sebanyak 16 orang Warga Negara Asing (WNA) asal negara Uzbekistan, ditemukan warga terdampar di pinggir pantai Kampung Air Panas, Desa Bandar, Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor, NTT , pada hari Jumad (03/07/26) akhir pekan lalu.
Mereka mengaku telah  berlayar selama sepekan, dari Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan tujuan Kupang menggunakan  perahu motor (jolor), bersama satu orang WNI asal Kendari.
Naas,  mesin kapal yang mereka tumpangi  rusak,  sehingga mereka   terbawa arus dan terdampar di kampung Air Panas, Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor.
“Benar, ada 16 wara asing, dan kami masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari
Setelah diamankan, Polres Alor memfasilitasi  evakuasi warga Uzbek ini  ke Kupang.
“Pak, ini perkembangan terakhir info dari kasat reskrim kami, mengenai 16 WNA Uzbekistan itu besok pagi sampai di kupang tidak jadi dibawa ke Polda tapi dibawa langsung ke kantor imigrasi kupang.” ujar Kapolres.
16 orang WNA yang ditemukan semuanya berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, mereka sedang berjalan menyusui pantai pasir putih di  Kampung Air Panas.
Para Nelayan sempat  berusaha mendekati dan berkomunikasi dengan   para WNA namun gagal karea kendala bahasa.
Nelayan setempat dan warga Kampung Air Panas kemudian mengajak para WNA tersebut ke salah satu rumah warga di Kampung Air Panas.
Kapolsek Pantar, Iptu Anang Andrian dan anggota serta anggota Koramil mendatangi Kampung Air Panas untuk memastikan informasi tersebut.
Aparat kepolisian sempat berdialog dengan para WNA menggunakan translate google namun terkendala dalam komunikasi. Ke-16 WNA ini kemudian dibawa ke Polsek Pantar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Camat Pantar, Arianus Waang dan camat kemudian melaporkan ke Kesbangpol Kabupaten Alor.
Dari hasil koordinasi disepakati kalau 16 WNA Uzbekistan ini diberangkatkan ke Kalabahi–ibukota Kabupaten Alor melalui pelabuhan Lianglolong dengan menggunakan perahu motor menuju pelabuhan Alor kecil.
Saat ini, 16 orang WNA asal Uzbekistan tersebut telah dalam pelayaran dari Kalabahi mehuju Bolok Kabupaten Kupang, menggunakan kapal ferry.
Sementara itu, perahu motor yang digunakan oleh para WNA tersebut masih berada di Kampung Air Panas, Kecamatan Pantar dan  dititipkan kepada warga Kampung Air Panas dalam kondisi mesin rusak.
Sementara nahkoda kapal yang berasal dari Kendari belum diketahui keberadaannya dan diduga kabur pasca insiden kapal mati mesin. (KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *