Kabar Rakyat Terkini, Maluku_Ruang Tunggu Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, rampung 100 %. Kepala Kantor Syahbandar Dobo, Ruswan Wusurwut, mengatakan saat ini masa pemeliharaan masih berjalan, setelah itu baru digunakan secara resmi.
“Terminal ruang tunggu Pelabuhan Yos Sudarso Dobo sudah selesai 100 persen. Untuk penggunaannya akan dilakukan setelah proses pemeliharaan selesai. Saat ini masa pemeliharaan masih berjalan, setelah itu baru digunakan secara resmi,” ungkap Ruswan kepada wartawan, Senin (22/6/26) sore.
Selain itu juga, Pembangunan kantor Syahbandar dan dermaga Pelabuhan Dobo juga telah selesai. Sepanjang proses pengerjaannya, pembangunan mendapat pengawasan dari pihak Kejaksaan Ambon.
Menurut Ruswan, hasil pengawasan hanya menemukan beberapa catatan kecil yang segera ditindaklanjuti oleh kontraktor. Salah satunya terkait saluran air dan wastafel yang menyebabkan kelembaban serta menimbulkan sedikit kotoran pada bagian plafon bangunan.
“Temuan hanya bersifat minor. Ada saluran air dan wastafel yang menyebabkan lembab sehingga bagian plafon menjadi sedikit kotor. Namun plafon tersebut sudah diganti dengan yang baru,” jelasnya.
Lanjutnya, meski masih menunggu berakhirnya masa pemeliharaan, sejumlah pegawai Syahbandar telah mulai menempati dan beraktivitas di kantor baru, guna mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Ruswan menambahkan pihak pengelola pelabuhan juga terus melakukan penataan sistem embarkasi dan debarkasi penumpang, serta barang. Penertiban dilakukan agar aktivitas naik dan turun penumpang, barang, maupun kendaraan roda dua dapat berjalan lebih tertib dan nyaman.
“Embarkasi dan debarkasi sudah ditata dengan baik sehingga perlahan-lahan kondisi berdesakan saat kapal masuk mulai berkurang,” ujar Ruswan.
lanjutnya, pengelola pelabuhan juga berencana melakukan penataan kawasan pelabuhan dengan menyediakan area khusus bagi para pedagang asongan agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban dan kenyamanan penumpang.
Selain itu, menurut Ruswan, jumlah pedagang asongan di Pelabuhan Dobo relatif sedikit sehingga masih diberikan kesempatan untuk berjualan di atas kapal.
“Karena pedagang asongan di Pelabuhan Dobo tidak terlalu banyak, mereka masih diizinkan untuk berjualan di atas kapal,” tutupnya.(MIN)









