“Mendengarkan Tuhan Penuh Minat”
Oleh, RD Kristo Oki
Bacaan Injil, Markus 12:35-37
Peringatan Wajib St. Bonifasius, Uskup dan Martir
Saudara-saudari terkasih!
Dalam Injil hari ini, Yesus mengajar di Bait Allah dan orang banyak mendengarkan Dia dengan penuh minat. Mereka tidak hanya hadir secara fisik, tetapi membuka hati untuk menangkap kebijaksanaan yang keluar dari mulut Tuhan.
Yesus mengajak mereka memahami lebih dalam tentang Mesias. Ia bukan sekadar keturunan Daud secara manusiawi, tetapi Tuhan yang melampaui segala gelar, kuasa, dan harapan manusia.
Di hadapan Yesus, iman tidak boleh berhenti pada pengetahuan biasa. Iman harus bergerak menjadi sikap mendengarkan, merenungkan, dan membiarkan Tuhan membentuk cara pandang hidup kita.
Peringatan St. Bonifasius, uskup dan martir, meneguhkan pesan ini. Ia adalah pribadi yang mendengarkan Tuhan dengan penuh minat, lalu menjawab panggilan itu dengan keberanian. Ia tidak hanya menyimpan Sabda dalam hati, tetapi mewartakannya sampai menyerahkan hidup sebagai martir.
Hari ini kita diajak bertanya: apakah kita masih mendengarkan Tuhan dengan penuh minat? Ataukah kita lebih sering mendengarkan suara dunia, kekhawatiran, ambisi, dan kepentingan diri?
Orang yang mendengarkan Tuhan dengan penuh minat akan menemukan arah. Ia tidak mudah goyah, sebab Sabda Tuhan menjadi pelita bagi langkahnya. Mendengarkan Tuhan berarti memberi ruang bagi-Nya untuk berbicara, menegur, menguatkan, dan mengutus kita menyatakan kasih.
Quotes RESIMEN
“Hati yang mendengarkan Tuhan dengan penuh minat akan menemukan terang, sekalipun hidup sedang berjalan dalam kabut.”
Doa Singkat:
Tuhan Yesus, ajarilah aku mendengarkan Sabda-Mu dengan hati yang terbuka. Jauhkan aku dari sikap acuh, keras hati, dan hanya mendengar suara dunia. Semoga seperti St. Bonifasius, aku berani menghidupi dan mewartakan iman dengan setia.
Amin.
SEGAR FIRMANNYA — KUATKAN IMAN — NYATAKAN KASIH
Selamat memaknai hari.
Doaku: Tuhan memberkati.




