Kabar Rakyat Terkini, Labuan Bajo_Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi selamat 23 Penumpang KM Hinaya, yang mengalami mati mesin dan terombang-ambing di Perairan antara Pulau Batu Tiga dan Pulau Siaba Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur Pada Tanggal 13 Mei 2026.
“Kronologi kejadian yang didapatkan oleh Kom Center Kantor SAR Maumere bahwa Pada Pukul 14.00 Wita KM Hinaya yang merupakan Kapal angkut penumpang berangkat dari Pelabuhan Komodo menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo, namun saat melintasi perairan antara Pulau Batu Tiga dan Pulau Siaba, kapal mengalami mati mesin dan dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan kapal terombang-ambing.” Terang Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SMC (SAR Mission Coordiantor)
Proses evakuasi melibatkan potensi SAR dan crew kapal phinisi yang sedang melintas,
“Saat di perjalanan menuju lokasi kejadian, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Potensi SAR PHC (PT Palma Hijau Cemerlang) bahwa sebagaian penumpang telah diselamatkan, 8 Orang Penumpang diselamatkan RIB TIM PHC dan 12 Orang Penumpang diselamatkan oleh Potensi SAR Gabungan dari Kapal Raja Manta yang sedang berlayar di lokasi kejadian, Seluruh Penumpang telah dievakuasi kembali menuju Pelabuhan Komodo dengan aman dan selamat.” lanjut Fathur.Fatrur menambahkan keberhasilan operasi SAR Korban Kapal KM Hinayamenjadi bukti kuatnya niat tulus kemanusiaan dari potensi SAR, terutama Tim PHC Labuan Bajo dan Kru Raja Manta berhasil menyelamatkan seluruh penumpang.
“Semoga sinergitas kemanusiaan di Labuan Bajo terus terjaga baik dari Tim SAR Gabungan dan Para Potensi SAR serta mari kita semua tetap mematuhi keselamatan pelayaran.” tandas Fathur penuh harap.. @RedaksiKRT











