Gagasan

Renungan Singkat Menyegarkan (RESIMEN); “Kesaksian yang Tidak Mengecewakan”

46
×

Renungan Singkat Menyegarkan (RESIMEN); “Kesaksian yang Tidak Mengecewakan”

Sebarkan artikel ini

“Kesaksian yang Tidak Mengecewakan”

Oleh; Rm. Kristo Oki

Bacaan Injil Yohanes 15:26–16:4a

Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, sebab kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.

Semuanya ini Kukatakan kepadamu supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan; bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”

 

Saudara-saudari terkasih,

Yesus dalam Injil hari ini, tidak pernah menjanjikan bahwa menjadi murid-Nya itu mudah. Bahkan Ia berkata dengan jujur: para murid akan dibenci, dikucilkan, bahkan mengalami penolakan.

Artinya, sejak awal Yesus sudah membuka kenyataan bahwa pewartaan Injil selalu memiliki risiko.

Namun menariknya, Yesus tidak membiarkan murid-murid berjalan sendiri. Ia menjanjikan Sang Penolong, yakni Roh Kudus.

Roh Kudus inilah yang memberi keberanian untuk bersaksi, memberi kekuatan ketika iman dilemahkan, dan memberi penghiburan saat hati merasa sendirian.

Hari ini pun banyak orang takut menunjukkan identitas imannya. Tak sedikit yang memilih diam demi diterima lingkungan.

Ada yang dikucilkan karena mempertahankan kejujuran, ada yang dianggap aneh karena tetap hidup benar di tengah dunia yang kompromistis.

Tetapi Injil hari ini mengingatkan: jangan takut. Kristus sudah lebih dahulu memberitahukan semuanya kepada kita.

Injil tidak mengecewakan, sebab Tuhan tidak pernah menipu murid-murid-Nya dengan janji kosong.

Kesaksian iman bukan pertama-tama soal berbicara hebat, tetapi soal tetap setia walau tidak selalu diterima ; “Entah baik atau tidak baik waktunya”, kata St. Paulus.

Dan kesetiaan itu hanya mungkin kalau Roh Kudus bekerja dalam hati kita.

Karya Roh Kudus itu disadari dalam nurani yang bening.

Maka mintalah hari ini:

Roh Kudus, kuatkan aku untuk tetap menjadi saksi Kristus, meski harus dikucilkan, sebab kebenaran Injil tidak pernah mengecewakan.” Bunda Maria Doakanlah kami untuk mampu memahami karya Roh Kudus dalam hidup kami seperti ketika engkau disapa Roh Kudus ketika menerima kabar Malaikat.

Amin

Selamat memaknai Hari

Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *