BudayaNasionalPendidikan

Gandeng Pegiat Muda, 41 Sekolah Daftar Festival Literasi Lembata

10
×

Gandeng Pegiat Muda, 41 Sekolah Daftar Festival Literasi Lembata

Sebarkan artikel ini
Kabar Rakyat Terkini, Lembata_Ajang Festival Literasi Lembata (Felita) 2026 kebanjiran peserta. Sejak pertama kali digelar (Felita I) tahun 2023 oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kabupaten Lembata, animo peserta terbanyak adalah di tahun 2026 hingga 41 sekolah pendaftar. Sebelumnya tahun 2025, hanya 21 sekolah/madrasah di Kabupaten Lembata yang terlibat sebagai peserta.
Dari total 41 sekolah pendaftar, 18 diantaranya dari Sekolah Dasar (SD), 12 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 11 SMA/SMK.
Panitia Felita 2026 mengaku bangga dengan peningkatan jumlah peserta hingga 100 persen. Meski demikian, peningkatan jumlah peserta jadi tantangan bagi panitia untuk tata kelolah kegiatan yang akan berlangsung mulai Minggu 10 hingga Selasa 12 Mei 2026 mendatang.
“Kami memutuskan untuk menutup pendaftaran lebih cepat dari jadwal karena terpenuhinya jumlah pendaftar. Tapi kita bangga karena semakin banyak sekolah yang mendaftar. Tinggal panitia yang harus kerja ekstra untuk mengelola kegiatan,” pungkas Ketua Panitia Felita 2026, Frans Sabaleku.
Festival Literasi Kabupaten Lembata 2026 yang digelar DKP Lembata mendapat dukungan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2026 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Ini merupakan dukungan tahun kedua dari Perpusnas RI, setelah dukungan serupa sebelumnya pada tahun 2025.
Selain peningkatan jumlah peserta, Felita 2026 juga ditandai dengan keterlibatan lebih banyak komunitas literasi mandiri. Dua diantaranya digawangi oleh anak muda.
Peningkatan partisipasi pegiat literasi terutama dari kalangan anak muda ini menjadi indikasi kesadaran kolektif tentang pentingnya literasi.
“Ini indikasi positif. Tahun ini tidak hanya jumlah peserta tapi juga partisipasi para pegiat. Kalau tahun lalu, panitia yang terlibat mayoritasnya datang dari para guru yang punya concern urusan literasi. Banyaknya itu para guru yang berminat urusa literasi dan suka menulis. Perpustakaan menginisiasi, memfasilitasi dan animo pegiat literasi cukup positif,” tandas Anselmus Asan Ola, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kabupaten Lembata, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu petang (05/05).
Frans Sabaleku, Ketua Panitia Felita 2026
Anselmus Asan Ola secara khusus mengapresiasi inisiatif pegiat literasi anak muda seperti Breun Senaren dan Forum Pinggir Jalan yang terlibat mendukung kegiatan.
“Kami bangga, kali ini anak muda pegiat literasi antusias terlibat. Terima kasih untuk komunitas Breun Senaren dan Forum Pinggir Jalan. Mereka anak muda, banyak bergiat literasi dengan anak-anak dan mau ambil bagian. Tim makin beragam dan semoga festival kali ini jadi lebih beragam kreasi kegiatannya,” terang Anselmus Asan Ola.
Literasi Ekologi dan Budaya
Hampir mirip tahun sebelumnya, Felita 2026 masih fokus pada isu-isu lokal literasi yang mulai terabaikan. Ekologi dan budaya jadi fokus literasi.
Untuk Ekologi, ada tiga sub topik yang jadi materi pembelajaran interaktif literasi yakni terkait keterampilan menanam air dan ketangguhan bencana.
Sementara literasi budaya akan memperkenalkan keterampilan titi jagung dan menenun khas Lembata serta mengembalikan literasi berbasis permainan rakyat.
“ Ekologi dan budaya jadi concern kita lagi. Melanjutkan yang sudah dimulai tahun lalu. Untuk ekologi, kebencanaan dan konservasi air jadi yang harus terus diperkenalkan kepada anak-anak. Lembata daerah bencana. Kekeringan mendominasi tapi praktik menyimpan air masih rendah. Air di musim hujan lebih banyak terbuang ke laut, kita ingin kampanyekan ini agar dengan penguatan literasi, anak-anak memulainya sebagai budaya dan kebiasaan, ” tambah Ansel.  (EA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *