Kabar Rakyat Terkini, Kota Kupang_ Palang Merah Indonesia Nusa Tenggara Timur menggelar Lokalatih Pengembangan Sumber Daya (PSD) pegurus dan staf, guna membangun kemampuan tata kelola organisasi yang tangguh, untuk mendukung karya kemanusiaan PMI sekaigus pemerintah provinsi, dalam membangun daerah. Lokalatih yang akan berlangsung tiga hari ini, menghadirkan dua narasumber dari PMI Pusat dan PMI Jakarta Timur.
Membuka kegiatan ini di hotel Chrysant, Ketua PMI NTT, ir Alfridus Bria Seran mengajak semua peserta untuk optimis di tengah keterbatasan anggaran, untuk tetap menjalankan tugas kemanusiaan.
“Efisiensi anggaran sangat berdampak serius dalam daya gerak operasional, hingga berdampak pada kurangnya kualitas dan jangkauan terhadap masyarakat. Namun kita tidak bolem misi mulia kemanusiaan ini tetrhambat karena keterabtasan dari salah satu sumber daya.” papar Alfridus Seran optimis.

Alfridus pun menggugah peserta untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia organisasi, sebagai modal utama dalam menyiasati situasi tersebut.
“Kita menyadari bahwa komponen penting yang mengerakan layanan PMI adalah SDM, PMI baik pengurus, staf, relawan, terikat pada prinsip dasar palang merah, serta lebih banyak membangun jejaring serta kolaborasi eksternal internal untuk menunjang kerja layanan PMI,” lanjud Alfridus dalam sambutannya.

Mendapat dukungan Amcross, PSD bagi pengurus dan Staf PMI dari 12 kabupaten kota di NTT ini, akan menguatkan kapasitas penggalangan dana, sebagai upaya untuk memperluas kerja-kerja kemanusiaan PMI, selain dari hibah pemerintah maupun para donatur.
Euis Komalasari, Sekretaris PMI Jakarta Timur, salah satu narasumber pada PSD, akan membagikan pengalamannya membangun kemitraan dan jejaring dengan semua stakeholder dan masyarakat luas, untuk meningkatkan pendanaan organisasi.
“Bulan dana yang kami lakukan di Jakarta Timur itu berhasil mengumpulkan donasi sebesar 12 miliar rupiah dalam setahun,” ceritanya.

Kuatnya dukungan masyarakat tumbuh melalui proses yang panjang dan harus mendapatkan dukungan dari kepala daerah, mulai dari Walikota, Camat, Lurah hingga ketua-ketua RT.
Selama tiga hari, para sanarumber akan membagikan segala praktik baik yang dipraktekkan untuk pengembangan kapasitas Staf dan Pengurus PMI provinsi NTT, agar bisa bersama-sama pemerntah, membangun daerah ini.
Lokalatih PSD ini akan berlangsung dari 21 – 23 April 2026. @RedaksiKRT









