DesaKabar BeritaNasionalPolitikUsaha

Paskah Cahaya Harapan di Tanarighu dan Mimpi Warga Kalebu Ana Kaka yang Terwujud

26
×

Paskah Cahaya Harapan di Tanarighu dan Mimpi Warga Kalebu Ana Kaka yang Terwujud

Sebarkan artikel ini
Para petugas PLN UP2K Sumba dan Mitra Kerja pelaksana pembangunan jaringan setelah berhasil melaksanakan commisioning test jaringan listrik Desa Kalembu Ana Kaka, Kecamatan Tana Righu Sumba Barat.
Kabar Rakyat Terkini, Tanarighu_Saat itu, suasana syahdu menyelimuti Desa Kalebu Ana Kaka, Kecamatan Tanarighu, Kabupaten Sumba Barat. Kerinduan warga desa akan hadirnya gemerlap cahaya listrik, terasa mengalir di sela sela dinding rumah dan antara ranting pepohonan serta gemulai rumput yang tersapu hembusan angin pagi, di akhir bulan Maret 2026.
Beberapa hari lagi, penduduk desa yang mayoritas beragama Kristen ini akan merayakan Paskah, hari kebangkitan Yesus Kristus Sang Penyelamat Umat Manusia. Hari Minggu Palma telah terlewati. Kini warga desa bersiap-siap menjalani Tri Hari suci, Kamis Putih, Jumad Agung dan Sabtu Vigili.
Bagai gayung bersambut, empat hari menjelang Minggu Paskah (31/03/26),  kerinduan itu menjumpai takdirnya.
Pada menit-menit terakhir bulan Maret, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumba, sukses merampungkan pembangunan infrastruktur kelistrikan.  Proses commissioning test jaringan berhasil sempurna.
Keberhasilan pembangunan jaringan listrik baru di Desa Kalembu Ana Kaka Sumba Barat berkat dukungan dari berbagai pihak termasuk tokoh-tokoh masyarakat.
Aliran listrik ini yang mengalir melalui jaringan infrastrukturnya ini, bak rangkaian bunga cinta  terindah buat  warga desa Kalebu Ana Kaka, yang telah  melewati ribuan malam dalam penerangan tradisional yang terbatas.
Kini PLN telah mendirikkan satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA serta Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 2,66 km sirkuit (kms), untuk mereka.
Rngkaian kabel dan travo serta instrumen elektronik lainnya ini  tak lagi sekedar Infrastruktur mati, namun bagai mercusuar dan fondasi baru yang kooh, bagai denyut jantung  untuk kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat desa.
Dimu Lingu, Kepala Desa Kalebu Ana Kaka, sangat  terharu, saat matanya memandang  cahaya lampu-lampu yang berpijar di rumah-rumah warganya.
Pancaran cahaya listrik merubah atmosfer malam menjadi luar biasa bagi desa mereka.
“Dulu kalau malam, desa kami cepat sekali menjadi sunyi. Sekarang ada harapan baru yang menyala. Listrik ini membuka ruang bagi kami. Warga bisa berkumpul lebih lama untuk bercengkerama, anak-anak punya waktu belajar yang lebih berkualitas, dan warga mulai terpikir untuk membuka usaha kecil-kecilan,” ungkap Dimu penuh rasa syukur.
F. Eko Sulistyono, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), mengungkapkan komitmen mulia lembaganya, bahwa penyalaan listrik di pelosok Sumba, buktiperwujudan keadilan energi bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.
“Kami menyadari bahwa listrik adalah jantung dari pembangunan. Bagi saudara-saudara kita di Desa Kalebu Ana Kaka, kehadiran listrik menjelang hari raya ini adalah kado istimewa yang kami persembahkan dengan sepenuh hati. Kami ingin memastikan bahwa momentum sakral ini dapat dirayakan dalam suasana yang lebih terang dan penuh suka cita. Komitmen kami jelas: PLN akan terus menembus batas geografis untuk memastikan setiap sudut NTT mendapatkan akses energi yang setara demi masa depan yang lebih baik.” tutur F. Eko Sulistyono meyakinkan.
Ungkapan komitmen serupa pun diucapkan A. Iman Krismanto, Manager UP2K Sumba.  Keberhasilan ini menjadi rangkaian perjalanan panjang PLN dalam memerdekakan desa-desa di Indonesia dari kegelapan.
“Kami tidak hanya membangun jaringan fisik, tapi kami sedang membuka pintu peluang. Setiap desa memiliki potensi unik, dan listrik adalah kunci untuk mengaktifkan potensi tersebut. Kalebu Ana Kaka adalah langkah nyata kami yang kami harapkan bisa membawa dampak besar bagi kesejahteraan warga ke depannya,” tutur Iman.
Kini,  wajah Desa Kalebu Ana Kaka bermandikan cahaya listrik. Derap kaki harapan telah siap melangkah pasti, menuju cakrawala baru.
Perayaan Tri Hari Suci Paskah 2026 pun menjadi penuh warna sukacita. Ada kebangkitan iman dan kebangkitan infrastruktur modern, lahir di pelosok tanah yang dipuja sebagai sekeping firdaus dari surga ini.
Bagi PLN, kesuksesan ini hanyalah awal dari perjalanan panjang tanggung jawab besar, terus mengawal pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Energi Listrik  bukan semata untuk mengusir gelapnya malam, melainkan juga  untuk menghidupkan mesin-mesin produksi dan usaha mikro warga, yang mampu meluncurkan warga Desa Kalebu Ana Kaka, meraih kemandirian ekonomi yang semakin  cerah dan mapan. RedaksiKR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *