GagasanKesehatan

Terapi USEFT Membantu Polisi Bahagia dan Sukses Melayani Masyarakat

9
×

Terapi USEFT Membantu Polisi Bahagia dan Sukses Melayani Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kabar Rakyat Terkini, Bolok Kupang_Suasana berbeda terasa di lingkungan Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Sentuhan humanis  Ketua Bhayangkari Daerah NTT Vily Rudi Darmoko, melalui pelatihan terapi psikologis, membuka aura positif di wajah-wajah personil penegak hukum di wilayah perairan dan udara ini.
Sentuhan humanis ini lahir dari prinsip Irjen Rudi Darmoko, yang meyakini bahwa  semua orang harus bahagia, Karena kebahagiaan adalah kunci utama kesuksesan seseorang menjalankan tugas-tugasnya.
“Saya ingin anggota Polairud ke depan bisa lebih baik dan lebih bahagia. Jadi anggotanya Rudi Darmoko semuanya wajib harus lebih bahagia,” ujarnya.
Menurutnya, kesejahteraan mental personel akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karenanya, Irjen Rudi menginisiasi  “Rumah Bahagia”  di Polda NTT, sebagai ruang pemulihan dan penguatan mental bagi anggota.
Jalan pintas menggapai kesejahteraan mental diperoleh melalui Terapi USEFT (Universal Spiritual Emotional Freedom Technique),, yang bekerja dengan menyembuhkan dari dalam.
Terapi USEFT   memadukan teknik ketukan pada titik meridian tubuh dengan afirmasi positif.
Dipandu langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah NTT bersama praktisi Agus E.H. dan tim. Para peserta diajak mengenali cara mengelola stres, kecemasan, hingga trauma emosional secara mandiri.
Metode ini dinilai efektif sebagai solusi praktis untuk menjaga kesehatan mental personel yang setiap hari dihadapkan pada tekanan tugas.
Pendekatan pemulihan kesehatan mental, menjadi pola pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan sisi kemanusiaan.
Melalui penguatan mental, Kapolda NTT menunjukkan bahwa membangun institusi yang kuat tidak hanya melalui disiplin dan penegakan hukum, tetapi juga melalui perhatian terhadap kesejahteraan psikologis anggotanya.
Di tengah tantangan tugas yang kompleks, langkah ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Polri yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh empati dan kepedulian. @RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *