Kabar Rakyat Terkini, Waingappu_Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima laporan Kepala Desa Mondu, Geraid, atas kondisi membahayakan nyawa Sofiani Temba, yang belum kembali dari Sungai Mondu, Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT),
Berdasarkan laporan Kepala Desa, Ibu Sofiani Temba Kanggu (46), warga Reti Jawa, RT 005/RW003 ini, sekitar jam 09:00 wita, memberitahu keluarga pergi ke Sungai Mondu untuk mencuci pakaian. Sekitar 30 menit kemudian, suaminya menyusul ke sungai. Namun, setibanya di lokasi, ia hanya menemukan barang-barang cucian milik korban. Suami korban kemudian berupaya melakukan pencarian di sekitar sungai, namun korban tidak ditemukan.
Upaya pencarian selanjutnya dilakukan bersama warga setempat, tetapi hingga saat laporan diteruska, hasilnya masih nihil.
Melalui Kepala Desa Mondu, informasi tersebut kemudian disampaikan ke Pos SAR Waingapu untuk permintaan bantuan Operasi SAR.
Menindaklanjuti laporan ini, sejak jam 15.50 wita, Tim Rescue Pos SAR Waingapu yang terdiri dari 10 personel, langusng diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan 1 unit Rescue Car, dan dilengkapi dengan peralatan SAR pendukung untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Pencarian oleh Tim SAR gabungan yang dilakukan sejak Minggu petang menggunakan Aqua Eye, serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian belum menemukan keberadaan korban.
Operasi SAR yang melibatkan berbagai unsur SAR gabungan dari Pos SAR Waingapu, BPBD Sumba Timur, Polsek Haharu, Posal Waingapu, Polair Waingapu, serta masyarakat dan keluarga korban, dilanjudkan pada Senin pagi tadi.
Hingga pukul 18;00 wita, Pencarian pada hari Senin (23/02/26) bellum juga membuahkan hasil.
“Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan operasi pencarian.” ujar Mexianus Bekabel, Kepala Kantor SAR Kupang kepada media. @RedaksiKRT











