DesaHumanioraKabar BeritaNasional

Longsor di Desa Goreng Meni, 2 Warga Tertimbun dan 236 KK Mengungsi

23
×

Longsor di Desa Goreng Meni, 2 Warga Tertimbun dan 236 KK Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Kabar Rakyat Terkini, Manggarai Timur_Akibat hujan deras disertai angin kencang, rumah warga Desa Goreng Meni di Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur tertimpa longsor. Akiatnya 2 warga masih tertimbun material longsor dan 236 KK mengungsi, serta 1 orang meninggal dunia.
https://youtu.be/5CT2w38BhKQ?si=mr1dArXVBUDsuHKv
Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Lana mengatakan longsor telah terjadi pada hari Kamis (22/1/2026) pukul 15.00 wita. Longsoran ini  menimpa rumah Kongradus Lasa, yang menyebabkan 4 penghuninya tertimbun.
Upaya penyelamatan oleh warga berhasil menemukan 2 korban, yang langsung diarikan ke puskesmas Benteng Jawa.
Sayangnya 1 orang korban akhirnya meninggal pada Jumat (23/1/2026).
Akibat ancaman longsor,  90 KK dusun Sosor Alo dan 137 KK  Dusun Buru Pote mengungsi ke tempat yang aman.
Menanggapi kondisi bencana dan cuaca ekstrim saat ini, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, SH, M.Hum  menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada.
“Bencana yang terjadi di Goreng Meni saat ini merupakan duka untuk seluruh masyarakat Manggarai Timur. Saya minta kepada warga yang terdampak khususnya keluarga korban untuk tetap tabah dan tidak putus asa. Bersama kita akan melakukan segala upaya untuk menemukan korban yang tertimbun,” ujar Andreas Agas.
Bupati pun mengajak masyarakat untuk selalu awaspada.
“Saat ini kondisi cuaca sedang buruk, saya minta kita semua untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama pada malam hari. Perhatikan kondisi lingkungan sekitar dan jika tidak mendesak, sebaiknya tidak melakukan perjalanan untuk sementara waktu. Kalau lokasi tempat tinggal dirasa tidak aman dan berpotensi mengalami bencana longsor, sebaiknya mengungsi ke tempat yang aman, “ himbaunya.
Bupati Agas juga menyampaikan bahwa Pemda Matim juga telah mengambil langkah-langkah taktis dan kordinasi lintas sektor untuk penanganan bencana.
“Pemda sudah mengambil langkah awal penanganan bencana, saat ini tim dari BPBD sudah ada di lokasi. Kita juga sudah kordinasi dengan berbagi pihak untuk penanganan awal; sekarang ini TNI dan Polri serta Brimob Kompi 2 Batalton B  Pelopor Manggarai sudah di lokasi bencana. Wakil  Bupati bersama dengan perangkat daerah terkait juga sudah bergerak menuju lokasi. Saya juga meminta kepada ASN dan masyarat Manggarai Timur untuk bersama meringankan beban korban dengan berdonasi melalui Dinas Sosial dalam bentuk pakaian layak pakai, makanan, dan lain-lain yang bisa disumbangkan.”
Kepala Pelaksana BPBD, Agustinus Susanto, ST, MPSDA menyampaikan bahwa saat ini di lokasi hujan masih terus turun. Beberapa titik longsor kecil dan yang rawan longsor ditemukan di jalan menuju lokasi bencana, namun sudah teratasi.
Logistik yang telah diturunkan oleh Pemda melalui BPBD menurut Agus Susanto antara lain: beras sebanyak 750kg, makanan siap saji, terpal, air minum kemasan dan peralatan tidur.@redaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *