DesaHukumHumanioraInternasionalKabar BeritaNasionalUsahaWisata

15 Hari Pencarian WNA Spanyol, Operasi SAR Gabungan Korban KLM Putri Sakinah Resmi Ditutup, Menyisakan 1 Korban Hilang

23
×

15 Hari Pencarian WNA Spanyol, Operasi SAR Gabungan Korban KLM Putri Sakinah Resmi Ditutup, Menyisakan 1 Korban Hilang

Sebarkan artikel ini

Kabar Rakyat Terkini, Labuan Bajo_Operasi SAR terhadap WNA Spanyol yang menjadi korban KLM Putri Sakinah, yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komoso, 26 Desember 2025 lalu, resmi dututup.  Penutupan ditandai dengan  upacara yang hikmad pada jam 15.00 wita, dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Barat Edi Stasius Endi,S.E., bertempat di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Saya menyampaikan banyak terima kasih atas jasa dan kerja Tim SAR Gabungan dalam pencarian korban KM Putri Sakinah, tentu pencarian korban tidaklah mudah dan harus behadapan dengan gelombang serta arus di Pulau-Pulau Labuan Bajo, tetapi bukan menjadi hal yang ditakutkan bagi Tim SAR Gabungan.  Mereka berhasil menemukan 3 dari 4 WNA Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah, dan untuk keluarga korban saya atas nama pribadi dari hati yang paling dalam turut berduka cita atas kejadian ini.” tutur Edistasius Endi penuh simpati.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Fathur Rahman selaku SMC (SAR Mission Coordinator)  mengaku telah berusaha maksimal, hingga 15 hari operasi pencarian.

“Tim SAR Gabungan telah berjibaku selama 15 Hari berturut-turut, untuk melaksanakan operasi SAR, perluasan area pencarian, penambahan peralatan sonar, penambahan tim penyisiran dan penyelam dan alut telah dikerahkan secara maksimal, namun hingga hari ke-15, 1 WNA Spanyol belum bisa ditemukan dan dinyatakan hilang. Namun apabila  kemudian hari terdapat tanda-tanda penemuan korban, maka operasi SAR dapat dibuka kembali, Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam 1 tujuan kemanusiaan ini.” ujarnya lirih.

Fathur pun  berpesan dengan  operasi SAR ini,   semua pihak bersama-sama melakukan perbaikan dalam bidang keamanan parwisata di Labuan Bajo, dan Basarnas khususnya Pos SAR Manggarai Barat akan selalu siap sedia untuk mendukung kemananan tersebut.

Penutupan Operasi SAR diresmikan dengan penandatanganan berita acara dari Bupati Manggarai Barat, Unsur Tim SAR Gabungan dan keluarga korban, serta diakhiri dengan bersalaman dan ucapan terima kasih dengan seluruh Tim SAR Gabungan atas dedikasi misi kemanusiaan di Labuan Bajo. @RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *