HukumKabar BeritaTerkini

14 Hari Gelar Operasi Zebra Turangga 2025, Polda NTT Siap Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas

53
×

14 Hari Gelar Operasi Zebra Turangga 2025, Polda NTT Siap Tegakkan Disiplin Berlalu Lintas

Sebarkan artikel ini

Kabar Rakyat terkini,Kota Kupang_ Memulai operasi Zebra Turangga Tahun Anggaran 2025 selama 14 hari ke depan, Polda usa Nusa Tenggara Timur mendahulinya dengan apel gelar pasukan di lapangan mako Polda. Memimpin apel ini, Wakapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen Pol. Baskoro Tri Prabowo, SIK, MH, menekankan fungsi pelayanan Polri dengan sentuhan yang tulus. Kegiatan ini dimuali dari 17 hingga  30 November 2025.

Wakapolda yang membacakan amanat Kapolda NTT, Irjen Pol. Rudi Darmoko, SIK, M.Si., menekankan pentingnya visi reformasi Polri dan visi Polri Presisi.

“Kita adalah pelayan publik, bukan penguasa. Hubungan yang kita bangun harus berdasarkan kepercayaan, bukan kekuasaan. Jika menggunakan kekuatan masyarakat, maka kepercayaan dibangun melalui sentuhan yang tulus, pelayanan yang dilakukan dengan cinta dan ketulusan untuk kebaikan bersama,” tegas Brigjen Baskoro.

Kapoldapn menekankan tujuan Operasi Zebra Turangga, merujuk pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yaitu:

– Mewujudkan dan memelihara perdamaian, keamanan, dan pemeliharaan lalu lintas;

– Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan;

– Membangun budaya tertib lalu lintas; dan Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Operasi Zebra Turangga 2025 merupakan operasi harkamtibmas yang mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan humanis. Dukungan penegakan hukum (gakkum) dilakukan secara selektif melalui ETLE mobile, ETLE statis, maupun tilang manual terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.

“Pelaksanaan operasi ini tidak bisa dilakukan Polantas sendiri. Sinergi antar pemangku kepentingan sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusi yang dapat diterima semua pihak,” jelas Wakapolda NTT.

Tujuan operasi yang diharapkan tercapai meliputi: Meningkatnya disiplin masyarakat di jalan raya; Meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas; Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan; Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri; serta Terwujudnya situasi Kamseltibcar Lantas yang aman, nyaman, dan selamat.

Brigjen Baskoro juga menekankan beberapa arahan penting bagi personel di lapangan, di antaranya: Melaksanakan kegiatan secara terpadu dengan satuan kerja internal maupun eksternal; Mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan komunikasi sosial melalui dialog dengan masyarakat; Meningkatkan kehadiran personel dalam penjagaan, pengaturan, dan patroli berbasis data rawan pelanggaran dan laka juga; Menghindari pelanggaran disiplin atau kode etik yang merusak citra Polri; serta melakukan counter opini terhadap berita hoaks terkait operasi di media sosial dan mainstream.

“Dengan mengumpulkan pujian syukur atas hadirat Tuhan Yang Maha Esa, saya selamat melaksanakan tugas Operasi Kepolisian dengan sandi operasi ‘Zebra Turangga TA 2025’. Semoga Tuhan selalu memberikan perlindungan dan bimbingan kepada kita dalam terus memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.” ujar Wakapolda menutup amanat Kapolda NTT

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh seluruh personel Polda NTT serta instansi terkait, sebagai simbol kesiapan penuh dalam meningkatkan disiplin lalu lintas, keselamatan masyarakat, dan pelayanan publik yang humanis. Polda NTT mengerahkan 895 personel dalam kegiatan tersebut.

@RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *