Kabar BeritaNasionalTekhnoUsaha

Tanpa Berkedip, PLN UIP NTT Sukses Jaga Pasokan Listrik Selama Perayaan Paskah 2026

6
×

Tanpa Berkedip, PLN UIP NTT Sukses Jaga Pasokan Listrik Selama Perayaan Paskah 2026

Sebarkan artikel ini
Foto Personel siaga PLN ULP Sumba Timur yang di siagakan di Gereja Katolik "Maria Bunda Selalu Menolong " Kambajawa Waingapu Sumba Timur.
Kabar Rakyat Terkini, Kota Kupang_PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) mencatatkan keberhasilan, dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama rangkaian perayaan Paskah 2026, di seluruh pelosok NTT. Sejak Hari Raya  Kamis Putih, Jumat Agung, hingga perayaan Paskah kedua, Senin (06/034/26). Seluruh sistem kelistrikan dilaporkan berjalan aman, stabil, dan tanpa gangguan berarti.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan komitmen penuh personel di lapangan telah memastikan umat Kristiani di wilayah Timor, Flores, Sumba, hingga pulau-pulau kecil sekitarnya dapat menjalankan ibadah dengan khidmat dan nyaman.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari perencanaan matang yang dimulai sejak Apel Siaga Kelistrikan. PLN NTT mengerahkan seluruh kekuatan infrastruktur dan sumber daya kami, Ujarnya gembira.
Semua sumber daya tersebut meliputi   pengerahan 1.368 personel, terdiri dari 959 pegawai PLN dan 409 personel Tenaga Alih Daya (TAD)/Mitra Kerja.
PLN juga  menyiagakan 155 unit peralatan pendukung dan 277 unit kendaraan operasional guna mempercepat mobilitas di lapangan.
Foto bersama Manager PLN ULP Labuan Bajo Virtus Gita Anggara (tengah) dengan pesonil Siaga Paskah PLN ULP Labuan Bajo
Mencegah gangguan insidentil, PLN menyiapkan System Backup (Lapis Kedua). untuk menjamin keandalan di titik krusial, maka  PLN menyiagakan 2 unit Genset, 4 unit UPS, 79 Unit Trafo Portable (UTP), serta 35 Mobile Crane.
PLN pun membagun Konektivitas Tanpa Batas: Guna memastikan koordinasi real-time, PLN memperkuat jaringan komunikasi melalui 17 Repeater, 30 Radio Base Station, dan 38 V-TEL untuk mengantisipasi kendala sinyal di daerah terpencil.
PLN juga memetakan 102 Titik Lokasi Prioritas yang mencakup gereja-gereja besar, kantor pemerintahan, serta fasilitas layanan publik. Seluruh titik ini dipantau secara ketat melalui 36 Posko Siaga yang terintegrasi, mulai dari sisi pembangkit, transmisi, pengatur beban, distribusi, hingga posko Icon+.
Sebagai langkah antisipasi tingkat tinggi, PLN menerapkan strategi mitigasi teknis melalui:
1. Defense Scheme: Penerapan Under Frequency Load Shedding (UFLS) dan Automatic Disconnection Scheme (ADS).
2. Pemulihan Cepat: Pengujian rutin fasilitas Blackstart untuk memastikan sistem dapat pulih dalam waktu singkat jika terjadi gangguan yang tidak terduga.
“Kami memahami betapa sakralnya momen Paskah bagi masyarakat NTT. Oleh karena itu, kami menetapkan status siaga penuh dan meniadakan seluruh pemeliharaan terencana yang berpotensi mengganggu pasokan listrik ke rumah ibadah selama perayaan berlangsung,” ujar Eko .
Selain fokus pada rumah ibadah, PLN juga mengawal aspek kelistrikan di jalur-jalur prosesi keagamaan yang melibatkan massa dalam jumlah besar melalui koordinasi intensif bersama panitia hari raya dan pemerintah setempat.
PLN NTT menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat atas kerja sama dalam menjaga ruang bebas (ROW) di sekitar jaringan listrik. Meskipun masa siaga Paskah telah berakhir, PLN tetap berkomitmen menjaga stabilitas pasokan energi untuk mendukung roda ekonomi masyarakat NTT.
Pelanggan yang mengalami kendala atau membutuhkan layanan kelistrikan dapat menghubungi PLN kapan saja melalui aplikasi PLN Mobile. Layanan ini tersedia 24 jam sebagai solusi praktis dan cepat dalam satu genggaman. @RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *