DesaKabar BeritaKesehatan

Sebulan Turnamen D’Bliung Cup, Bupati Lembata Resmikan Lapangan Sepak Bola Dadu Bliung

61
×

Sebulan Turnamen D’Bliung Cup, Bupati Lembata Resmikan Lapangan Sepak Bola Dadu Bliung

Sebarkan artikel ini

 

Kabar Rakyat Terkini, Lembata_Hampir sebulan, senja di Tanjung Tuak selalu ramai didatangi warga Lembata. Tidak ke tanjung untuk berfoto di mercusuar, penanda bagi kapal yang melintas di selat antara Lembata dan Pulau Adonara. Tidak untuk mancing di pelabuhan jeti atau mencari ikan kering khas orang Lewulun. Tapi berhenti, parkir motor dan duduk berjejer di jejeran tribun pada separuh sisi lapangan bola yang kini dikenal sebagai Lapangan Sepak Bola Dadu Bliung.

Pada 28 Oktober 2025, tendangan kaki Muhamad Nasir Wakil Bupati menandai pembukaan turnamen D’Bliung Cup, hajatan bola kaki-nya Pemerintah Desa Kolipadan Kecamatan Ile Ape. Tanah kering kemerahan berdebu di puncak kemarau tak jadi halangan.

Semua datang.

Turnamen unik yang khusus memberi arena bagi para “purnawirawan” jawara bola kaki Lembata. Event kulit bundar khusus bagi usia di atas 35 tahun.

Turnamen D’Bliung Cup U+35 seperti bagi punggawa bola yang mulai menepi karena takdir usia.

Setelah sebulan, D’Bliung Cup 2025 resmi ditutup pada 29 November 2025. Namun penutupan bukan sekaligus akhir.

Ia menandai era baru sepak bola orang Lewuulun, julukan untuk kampung-kampung sekitar Tanjung Tuak, termasuk Kolipadan.

Kolipadan menandai penutupan, dengan ribuan pasang mata yang datang menyaksikan seremoni dan selebrasi puncak, terutama pemain, manajemen dan supporter 20 tim yang baru usai berlaga.

Tak hanya dari Lembata. Bahkan Trofi utama D’Bliung Cup 2025 jadi milik klub asal pulau tetangga, Apebuan Adonara.

Bertemu Lembata Legend di final, Apebuan menang 4-2 atas Lembata Legend. Klub dari Adonara Flores Timur juga hadir.

Selain pengumuman kejuaraan, penyerahan hadiah, penutupan sekaligus momen peresmian arena. Lapangan Sepak Bola Dadu Beliung diresmikan.

Duet kepemimpinan Lembata hadir lengkap. Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq yang meresmikan, didampingi ‘istri’ politiknya, Muhamad Nasir.

Kanis Tuaq menandatangani prasasti peresmian lapangan sepak bola Dadu Bliung.Muhamad Nasir ada di sampingnya.

“Dengan diresmikannya lapangan sepak bola Dadu Bliung Kolipadan, saya berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembinaan atlet dan pengembangan sepak bola di Lembata,” ungkap Bupati Lembata Kanis Tuaq

Tambah satu lapangan, jadi kabar gembira bagi sepak bola negeri sembur paus Lembata. Ketua Askab PSSI Kabupaten Lembata. Agustinus D. Making memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam perhelatan D’Bliung Cup sehingga berjalan sukses.

“Kompetisi ini berjalan baik berkat kerja sama seluruh elemen. Terima kasih atas kerja keras selama sebulan penuh. Mudah-mudahan kompetisi seperti ini terus merajut kebersamaan,” ujarnya.

Lapangan sepak bola Dadu Bliung Kolipadan yang diresmikan oleh Bupati Lembata, dibangun menggunakan sumber dana dari Dana Desa tahun anggaran 2024 dan 2025, dengan anggaran sebesar Rp 360.786.126,-.

Dari tribun, pinggir lapangan dan teras rumah, publik Lembata dan warga Kolipadan menyaksikan momen bersejarah ini. Mereka punya ruang yang akan membangun karakter anak-anaknya.

Tak hanya mahir mancing, buang pukat, menyelam dan berenang, para jejaka Kolipadan juga gila bola.

Lapangan resmi sudah ada, dan Kolipada bakal ramai dan disebut ketika bicara bola.

@RedakasiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *