Kabar BeritaUsaha

Dorong Elektrifikasi Daerah Perbatasan, Julie Laiskodat Kunker Ke PLN UIW NTT

18
×

Dorong Elektrifikasi Daerah Perbatasan, Julie Laiskodat Kunker Ke PLN UIW NTT

Sebarkan artikel ini
Kabar Rakyat Tterkini, Kota Kupang_Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT) bersama Julie Sutrisno Laiskodat, Anggota Komisi XI DPR RI, memperkuat sinergi untuk mempercepat pemerataan listrik hingga ke wilayah perbatasan di Nusa Tenggara Timur. Pertemuan yang berlangsung di Kantor PLN UIW NTT, Kota Kupang, ini menjadi momentum penting untuk memastikan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan perbatasan, dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan terang dan nyaman.
Kunjungan kerja pada Rabu (04/03) ini, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menerima langsung Julie Sutrisno Laiskodat di ruang kerjanya.
Keduanya membahas langkah konkret untuk mempercepat akses listrik, terutama bagi masyarakat yang selama ini masih terbatas menikmati layanan listrik yang andal. Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Julie Laiskodat menyampaikan perhatian khusus terhadap kondisi kelistrikan di wilayah perbatasan, salah satunya Kecamatan Pureman di Kabupaten Alor, yang berhadapan langsung dengan negara tetangga Timor Leste.
“Kita ingin kehadiran negara benar-benar dirasakan melalui cahaya listrik, terutama di wilayah seperti Pureman. Harapan kami, di tahun 2026 masyarakat di sana sudah bisa menikmati listrik yang andal. Ini bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menyangkut kualitas hidup, gizi, dan kesejahteraan masyarakat, termasuk mendukung program nasional seperti Makan Bergizi Gratis,” ujar Julie.
Julie menegaskan, di bulan Ramadan kebutuhan listrik masyarakat meningkat, mulai dari waktu sahur, kegiatan ibadah, hingga aktivitas ekonomi malam hari. Karena itu, percepatan pemerataan listrik di NTT menjadi sangat mendesak agar warga perbatasan dapat beribadah dengan tenang dan tidak lagi berada dalam kegelapan.
Menanggapi aspirasi tersebut, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono menjelaskan, PLN telah menyiapkan peta jalan (roadmap) untuk mewujudkan NTT terang 100 persen pada tahun 2028.
Roadmap ini disusun secara bertahap dengan memperhatikan kondisi geografis NTT yang kepulauan dan menantang.
“Kami berkomitmen penuh untuk terus memperluas akses listrik di seluruh wilayah NTT. Melalui perencanaan yang matang, kerja sama dengan pemerintah, dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, target NTT terang 100 persen pada 2028 menjadi arah strategis kami,” jelas Eko.
Eko menambahkan, menjelang dan selama bulan Ramadan, PLN UIW NTT juga fokus menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh sistem kelistrikan.
“Ramadan adalah momen penting bagi masyarakat. Kami berupaya agar ibadah sahur, buka puasa, hingga tarawih dapat berjalan lancar tanpa terkendala masalah listrik. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat NTT,” tambahnya.
Pada pertemuan tersebut, PLN juga memaparkan upaya berkelanjutan melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi keluarga prasejahtera. Program ini membantu masyarakat yang belum mampu menjangkau biaya pemasangan listrik, sehingga mereka dapat segera menikmati terang listrik di rumahnya.
“Melalui program bantuan pasang baru listrik, kami ingin memastikan keluarga prasejahtera juga merasakan manfaat kehadiran negara melalui listrik. Kami berharap, semakin banyak rumah tangga yang bisa menikmati listrik sebelum dan selama Ramadan, sehingga suasana ibadah menjadi lebih khusyuk dan penuh berkah,” kata Eko.
Kunjungan kerja ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Di akhir kegiatan, PLN UIW NTT menerima cinderamata yang dititipkan oleh warga Alor sebagai bentuk apresiasi atas upaya PLN dalam menghadirkan listrik di wilayah kepulauan. Salah satu tokoh masyarakat yang mewakili warga kepulauan Alor menyampaikan harapan agar rencana percepatan listrik di perbatasan dapat segera terwujud.
Melalui sinergi antara DPR RI, pemerintah daerah, dan PLN, percepatan pemerataan listrik di Nusa Tenggara Timur diharapkan dapat terus diwujudkan. PLN UIW NTT berkomitmen untuk menghadirkan listrik yang andal dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pusat kota hingga desa-desa di wilayah perbatasan.
Di bulan suci Ramadan ini, PLN ingin memastikan bahwa cahaya listrik tidak hanya menerangi rumah-rumah warga, tetapi juga menerangi harapan dan semangat ibadah masyarakat NTT. Komitmen ini sejalan dengan semangat  “PLN Hadir untuk Negeri”, di mana kehadiran listrik menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas rumah tangga, pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial keagamaan di seluruh penjuru NTT.@RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *