Kabar Raakyat Terkini, Labuan Bajo_ Operasi SAR Gabungan mencari jasad anak pelatih klub putri FC Valencia, yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah, memasuki hari ke-14. Pencariaan fokus di lokasi pertama kali jasad di temkan. Termasuk pencairan di darat, menyisir hutan bakau. Sementara ibu korban bersama keluarga menggelar tabur bunga di lokasi tengelamnya KM Putri Sakinah, Kamis (080126)
Opereasi pencarian dimulai sejak Kamis pagi, jam 06.00 Wita, Diawali dengan breifing kesiapan personil Tim SAR Gabungan dan alut untuk Operasi.
Kali ini operasi bertujuan mencari 1 lagi korban WNA Spanyol,dari 4 orang yang hilang saat Kapal Phinisi KM. Putri Sakinah tenggelam di perairan antara Pulau Padar dan Pulau Flores, Labuan Bajo.
“Pada pagi hari ini Pukul 07.00 Wita, Tim SAR Gabungan telah berangkat melakukan pencarian kembali ke lokasi sesuai rencana operasi, dengan melakukan penyisiran, menggunakan Drone Thermal untuk membantu penyisiran di udara, penyelaman di lokasi penemuan bangkai kapal, penyisiran di sekitar pulau Serai, pulau Rinca, dan pulau Padar serta lokasi bagian selatan pulau Komodo,” papar Faathur Rahman, Kakansar Maumere kepada media.
Pada pencarian hari ini dikerahkan 168 Personil yang merupakan unsur gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat hingga komunitas dive labuan bajo dan unsur gabungan lainnya serta mengerahkan 18 Alut utama yang digunakan untuk proses pencarian terhadap korban
Sementara mendukung proses pencarian, Ortuno Andrea, Istri Matines Carrera Fernando, dan keluarga, menabur bunga di lokasi yang diduga menjadi tempat tenggelamnya KM Putri Sakinah.
Kapal naas ini dicarter Martin untuk berlibur bersama keluarganya yakni sang istri Ortuno Andrea, serta keempat anak mereka, yaitu Martin Garcia Mateo, Martines Ortuno Maria Lia, Martines Ortuno Enriquejavier, dan Mar Martinez Ortuno.
Dalam kasus ini, hanya sang istri Ortuno Andrea dan anaknya Mar Martinez yang selamat.
Hingga akhir waktu pencarian hari ke-14, jasad korban belum juga ditemukan.
Pencarian akan dilanjudkan hari Jumad, sebagai hari terakhir Operasi SAR gabungan, setelah perpanjangan waktu 2 har. @RedaksiKRT











