GagasanKabar BeritaPolitikUsaha

Pidato HUT Kemerdekaan, Bupati Lembata Minta Warga Dukung RPJMD

225
×

Pidato HUT Kemerdekaan, Bupati Lembata Minta Warga Dukung RPJMD

Sebarkan artikel ini

Kabar Rakyat Terkini, Lembata_Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq meminta masyarakat Lembata mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lembata tahun 2025-2029. Permintaan itu disampaikan Kansi Tuaq saat menyampaikan pidato pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Bupati Lembata, Minggu, (17/08). RPJMD Lembata 2025-2029 saat ini telah melewati sejumlah tahapan konsultasi publik dan pembahasan, termasuk dengan DPRD Lembata dan tinggal menunggu waktu penetapan sebagai peraturan daerah.

Dalam RPJMD yang juga memuat inti sari visi misi Bupati Wakil Bupati Lembata, Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir memiliki 8 prioritas pembangunan yakni;

Lembata Mandiri,

Lembata Sehat,

Lembata Smart,

Lembata Tertata,

Lembata Subur,

Lembata Unik,

Lembata Sejahtera

dan Lembata Prima.

Prioritas pembangunan ini akan diimplementasikan melalui 20 Program Prioritas Nelayan Tani Ternak atau NTT yang menjadi tagline duet Kanis Tuaq-Muhamad Nasir yang dikenal sebagai paket TUNAS saat berlaga dalam suksesi Pilkada Lembata 2025.

Penguatan infrastruktur dan klaster pertanian, perkebunan dan peternakan adalah sebagian dari 20 prioritas pembanguan yang jadi unggulan Kanis-Nasir. Selain itu, hilirisasi produk pertanian, peternakan dan nelayan juga menjadi prioritas pembangunan yang termuat dalam RPJMD.

Kanis Tuaq dalam dokumen pidatonya yang diterima media ini, juga menyebutkan sejumlah pencapaiannya selama 100 hari pertama memimpin Kabupaten Lembata. Beberapa kegiatan yang diklaim Kanis Tuaq sebagai capaian 100 hari kerja antara lain:

1. Pemerintah Kabupaten Lembata membangun Kerjasama dengan PT. Oceanum dengan menghadirkan KM. Sabuk Nusantara 82 untuk membuka konektivitas perdagangan laut selatan-selatan, yakni Lewoleba-Kendari dengan jadwal keberangkatan 2 (dua) kali sebulan.

2. Hilirisasi Sektor Perikanan, yakni : Penguatan sektor hulu dan hilir pada sektor perikanan dengan mempercepat proses pengadaan barang dan jasa bidang produksi dan pengolahan hasil perikanan. Pihaknya juga sudah membuat rancangan pembangunan kampung budidaya di Babokerong.

3. Hilirisasi Sektor Pertanian, sebagai langkah awal dalam mendorong produksi pertanian dilakukan Panen Perdana bersama Anggota DPR RI, penyerahan alat mesin pertanian dan Launching pembelian jagung. Di samping itu, pengiriman hasil produksi pertanian lainnya berupa pisang rata-rata 1.500 tandan dan buah kelapa kering rata-rata 3.500 buah per 2 (dua) minggu ke luar daerah.

4. Hilirisasi Sektor Peternakan, dengan menggalakkan implementasi inovasi Mader Apung (Mandiri Ayam Petelur dan Ayam Pedaging) dan Melati Mekar (Membangun Lahan Tidur Menuju Kesejahteraan Rakyat).

5. Menyediakan Daging Ayam Beku dengan meresmikan program penjualan ayam beku lokal yang dilaunching pada tanggal 16 Mei 2025 dan membentuk Satuan Tugas Lalu Lintas hewan dan Hasil Olahan dengan target kemandirian tahun 2026-2027, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang berdiri di atas kakinya sendiri.

6. Menyediakan Cadangan Pangan melalui Pasar Murah dan Stabilisasi Harga Pangan saat Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Paskah 2025.

7. Penguatan Kapasitas BUMDes, berupa Konsolidasi Pengembangan Sektor Unggulan Desa berbasis potensi lokal Program One Village One Product melalui BUMDes dan 151 Koperasi Merah Putih yang sudah terbentuk dalam bingkai Nelayan Tani Ternak (NTT)

8. Melakukan penjajakan awal Kesepakatan Bersama dengan Universitas Bosowa Makasar tentang Pelaksanaan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Demikian juga, hari ini kita melihat pelibatan personil upacara yang berasal dari 3 (tiga) Universitas : Universitas Terbuka Sentra Layanan Nagawutung, Lewoleba dan Kedang, Universitas Atma Jaya Jakarta Program Hybrid Lembata dan Universitas Muhamadiyah yang saat ini sedang melakukan praktek lapangan di Lembata.

9. Penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dengan melakukan audiens ke Kantor Binawan Grup (Lembaga Terpercaya Penyedia Jasa Pekerja ke Luar Negeri).

10. Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 5 kali secara berturut- turut.

11. Melantik Pejabat Fungsional yang tertunda selama + (kurang lebih) 3 tahun sebanyak 149 orang.

12. Memberikan Rekomendasi Tugas Belajar kepada 33 orang ASN.

13. Memberikan apresiasi kepada Tim Persebata Lembata yang telah lolos ke Liga 3 Nasional. Dan melalui CSR dari Bank NTT sebesar Rp. 500.000.000,- dan Pemerintah Provinsi NTT sebesar Rp. 500.000.000,-, untuk memfasilitasi berlaga di Liga 3 Nasional bulan September nanti.

14. Melakukan MoU dengan Forkopimda tentang Penanganan Masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, dan masalah sosial lainnya.

15. Melalui pendampingan pengelolaan keuangan desa, kita meraih Peringkat I Provinsi Penyaluran Dana Desa Tahap I.

16. Melalui Dana Insentif Daerah, saat ini kita melakukan Peningkatan Jalan

17. Penataan Aset Ruang Terbuka, Aset tetap dan Aset Bergerak Lainnya untuk upaya peningkatan PAD.

18. Pada aspek Reformasi Birokrasi, kita telah berhasil meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dari Predikat CC ke Predikat B, termasuk menaikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dari Predikat Rendah ke Sedang dan menempati posisi kedua tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur setelah Kota Kupang.

19. Pada aspek kesehatan, kita berhasil mengeliminasi penyakit Frambusia dan pada tanggal 20 Agustus yang akan datang, kita akan menerima Sertifikat Bebas Frambusia dari Menteri Kesehatan RI.

@RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *