DesaHukumKabar BeritaTerkini

Warga Batuplat Tenggelam di Lubang Bekas Galian C

56
×

Warga Batuplat Tenggelam di Lubang Bekas Galian C

Sebarkan artikel ini

Kabar Rakyat Kota Kupang_Jefrianto Haga (22), pemuda asal kelurahan Batuplat, menjadi target operasi Tim SAR Gabungan Rabu (160425) malam, lantaran dilaporkan tenggelam di areal bekas galian C  di sekitar kediamannya. Warga Kelurahan Batuplat, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ini dilaporkan keluarganya, ijin mandi sejak pukul 15:00 wita, namun hingga jam 19:30 wita, Jefriyanto tak kunjung pulang.

Mendapat laporan Gusti Lede, sepupu korban, team SAR yang membawa perlengkapan pencarian di bawah air, langsung melakukan pencarian. Sebelumnya keluarga dan warga sekitar telah berusaha melakukan pencarian namun keterbatasan alat, korban tak ditemukan.

Keluarga dan warga melakukan pencarian sejak jam 18:00 wita, setelah yakin korban tenggelam.

Bergerak cepat, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang segera  menuju lokasi kejadian pada pukul 19.50 wita.

Menempuh perjalanan sejauh 13,3 km selama kurang lebih 30 menit  tim tiba di lokasi kejadian (LKK) pada pukul 20.20 wita.

Pencarian pun dilakukan dalam koordinasi dengan  potensi SAR yang terdiri dari Polsek Alak, BPBD Kota Kupang, Tagana Provinsi NTT serta keluarga korban, yang diawali  briefing dan mempersiapkan peralatan untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

Setelah dua jam penyelaman dengan kondisi jarak pandang yang terbatas,  Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Jefriyanto. Namun korban ditemukan dalam keadaan telah  meninggal dunia, pada kedalaman kurang lebih 4 meter.

Meski berduka, keluarga berterima kasih atas pencapaian Team SAR gabungan. Jenazah korban pun diserahkan kepada keluarga dan  pihak kepolisian. Jenasah korban pun  dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang, guna memastikan penyebab kematian almarhum Jefri.

Usia pencarian, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, S.Sos., M.M. menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat.

“Terima kasih atas keterlibatan kita semua dalam operasi kemanusiaan ini, khususnya kepada personil Polsek Alak, Tagana Provinsi NTT dan BPBD Kota Kupang, atas kerja sama dan dedikasi yang telah diberikan dalam pelaksanaan operasi ini,” tuturnya penuh simpati.

@RedaksiKRT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *